Sorong – Jurnalpolisi.id
Polda Papua Barat Daya menyatakan kesiapan penuh dalam memperkuat program swasembada pangan sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadan.
Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.IK., M.AP., Saat di Temui Tim Media ini Jumat 20/02/2026 menegaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu. Melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia, jajaran kepolisian di seluruh Indonesia didorong untuk berperan aktif dalam mendukung program strategis tersebut.
“Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas nasional. Di Papua Barat Daya, kami siap mendukung melalui pemanfaatan lahan produktif serta sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait,” ujar Kapolda.
Ia menjelaskan, secara nasional Polri telah menjalankan program penanaman jagung sebagai komoditas alternatif selain padi untuk mendukung swasembada pangan. Untuk wilayah Papua Barat Daya, program tersebut masih dalam tahap persiapan dan menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari Mabes Polri, dengan tetap menyesuaikan kondisi serta kesiapan internal daerah.
Selain fokus pada sektor pangan, Polda Papua Barat Daya juga menaruh perhatian serius terhadap penguatan keamanan menjelang Ramadan. Peningkatan mobilitas masyarakat, aktivitas perdagangan, hingga arus perjalanan dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi secara optimal.
Kapolda memastikan bahwa patroli rutin akan ditingkatkan, termasuk pengamanan di pusat-pusat keramaian, tempat ibadah, serta kawasan permukiman. Masyarakat yang berencana meninggalkan rumah dalam waktu lama diimbau untuk melapor ke Polsek terdekat agar dapat dimasukkan dalam daftar patroli pengawasan.
Tak hanya itu, penertiban peredaran minuman keras (miras) ilegal juga menjadi prioritas. Para Kapolres di wilayah Papua Barat Daya telah diperintahkan untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras tanpa izin yang berpotensi memicu tindak kriminalitas.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Stabilitas keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, Polda Papua Barat Daya juga terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui gerakan kepedulian terhadap pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan tertib.
Dengan berbagai langkah tersebut, Polda Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan daerah, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.
( Rilis: Payung JPN )