KUTAI TIMUR jurnalpolisi.id
Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur terus mematangkan kesiapan jajarannya guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Salah satu langkah prioritas yang diambil adalah dengan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan operasional dan personel pada layanan Call Center 110. Jumat (20/2/2026).
Pengecekan ini bertujuan untuk menjamin optimalisasi pelayanan kepolisian, khususnya dalam merespons setiap laporan dan aduan dari masyarakat secara cepat dan presisi. Melalui kesiagaan layanan 110, Polres Kutai Timur menargetkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di tengah meningkatnya dinamika aktivitas warga selama bulan puasa.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa layanan 110 merupakan garda terdepan kepolisian dalam memberikan pertolongan pertama pada setiap gangguan keamanan yang dilaporkan warga.
“Di bulan suci Ramadan, siklus aktivitas masyarakat mengalami perubahan, terutama pada malam hari saat Tarawih hingga menjelang waktu sahur dan subuh. Pengecekan kesiapan Call Center 110 ini untuk memastikan tidak ada kendala teknis maupun keterlambatan personel dalam merespons laporan. Personel kami siagakan penuh 24 jam,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau agar masyarakat Kutai Timur dapat memanfaatkan layanan bebas pulsa 110 ini dengan bijak, terutama jika menemukan potensi gangguan yang meresahkan.
“Kami minta masyarakat jangan ragu untuk menekan 110 apabila melihat atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, seperti aksi balap liar, perang sarung, atau tindak kejahatan lainnya. Kami berkomitmen penuh memberikan rasa aman agar seluruh masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan tenang,” tegasnya.
Dengan optimalisasi layanan Call Center 110, Polres Kutai Timur berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan dapat terjalin semakin kuat.
( Alfian )