
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Mahligai Nusantara 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan mencatat lebih dari 30 ribu kunjungan masyarakat selama tiga hari penyelenggaraan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.
Selain mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, kegiatan yang berlangsung 11–13 September 2026 tersebut turut mendorong transaksi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan total penjualan mencapai Rp1,2 miliar.
Mahligai Nusantara 2026 mengusung tema “Merangkai Kolaborasi, Mengakselerasi Inovasi untuk UMKM yang Tangguh dan Berdaya Saing”. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM, masyarakat, perbankan, pemerintah, komunitas, dan berbagai mitra strategis untuk memperluas akses usaha dan pasar.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan Mahligai Nusantara tidak sekadar menjadi ajang untuk memamerkan produk UMKM, tetapi dirancang sebagai ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang pengembangan bisnis.
Menurut Robi, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh ruang untuk memasarkan produk, tetapi juga mendapatkan akses pembelajaran, konsultasi, pembiayaan, jejaring usaha, hingga peluang memperluas pasar.
“Ukuran keberhasilan Mahligai Nusantara bukan semata-mata banyaknya produk yang ditampilkan, melainkan seberapa banyak peluang dan dampak yang tercipta bagi UMKM setelah rangkaian event berakhir,” ujarnya dalam rangkaian kegiatan Mahligai Nusantara 2026.
Opening ceremony Mahligai Nusantara 2026 dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026) dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., setelah sebelumnya diawali sambutan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan.
Rahmad Mas’ud mengapresiasi penyelenggaraan Mahligai Nusantara sebagai salah satu upaya memperkuat sektor UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk, inovasi, serta daya saing UMKM.
Selama tiga hari penyelenggaraan, sebanyak 123 UMKM terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 45 UMKM makanan dan minuman olahan, 16 UMKM wastra, empat UMKM kerajinan tangan, 36 UMKM kuliner, serta 22 distributor dan produsen pangan.
Dari sisi transaksi, produk makanan dan minuman, wastra, ready-to-wear, serta kriya mencatat total penjualan sebesar Rp1,2 miliar selama event berlangsung.
Sementara itu, fasilitasi business matching pembiayaan UMKM hingga awal September 2026 telah mencapai Rp3,33 miliar. Capaian tersebut menunjukkan adanya peluang konkret bagi pelaku UMKM untuk memperoleh akses pembiayaan melalui perbankan.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari tingginya aktivitas di Financial Corner. Sedikitnya 860 pengunjung datang untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi mengenai berbagai produk serta layanan pembiayaan perbankan.
Tidak hanya itu, Zona Layanan dan Konsultasi turut menjadi salah satu titik interaksi antara pelaku usaha dengan berbagai mitra. Di area tersebut, UMKM dapat memperoleh informasi mengenai pembiayaan, kemasan, merek dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), perizinan, sertifikasi halal, inovasi produk hingga akses ekspor.
Total kunjungan pelaku UMKM pada Zona Layanan dan Konsultasi tercatat lebih dari 784 pengunjung.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, Mahligai Nusantara 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang menyasar masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Enam kompetisi digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari Fashion Show Competition, Tari Kreasi Nusantara, Ngaduk Rasa Produk Lokal, Mahligai Kids Coloring, Creator Showdown, hingga Mahligai Idol Competition.
Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pelajar, anak-anak, komunitas kreatif dan generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenalkan potensi budaya serta produk lokal.
Pada kompetisi kuliner, kegiatan “Ngaduk Rasa Produk Lokal” menghadirkan sesi live cooking bersama Chef Adie Miartadi, chef nasional sekaligus anggota Dewan IKRA (Industri Kreatif Syariah), yang diikuti 12 finalis dari kategori umum dan profesional.
Sementara itu, sebanyak 100 anak mengikuti Mahligai Kids Coloring. Creator Showdown juga memberikan ruang bagi generasi kreator untuk memproduksi konten digital yang mengangkat potensi UMKM, budaya dan ekonomi kreatif daerah.
Rangkaian Mahligai Nusantara 2026 kemudian ditutup dengan penampilan khusus runner-up Indonesian Idol 2026, Rio Laskart.
KPwBI Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), kementerian/lembaga, perbankan, perguruan tinggi, komunitas, asosiasi, mitra kerja serta seluruh pelaku UMKM yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Melalui Mahligai Nusantara 2026, semangat “Bersama Berkarya, UMKM Mengglobal” diharapkan terus berkembang menjadi gerakan kolaboratif untuk memperkuat UMKM agar semakin tangguh, inovatif dan berdaya saing, sekaligus mampu menembus pasar yang lebih luas.
( Alfian )




