
JEMBER – Banyuwangi,- jurnalpolisi.id
Distribusi BBM ke Kabupaten Jember mengalami keterlambatan sementara pada awal September 2026. Keterlambatan tersebut disebabkan kemacetan panjang di kawasan Pelabuhan Ketapang dan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Informasi ini disampaikan Humas Polres Jember melalui rilis INFO PENTING, Senin, 7 September 2026.
Kemacetan terjadi akibat Proyek Revitalisasi Dermaga Pelabuhan yang menurunkan kapasitas operasional kapal. Dampaknya, antrean kendaraan logistik pengangkut BBM mengular hingga belasan kilometer sehingga pengiriman ke Jember tertahan.
Untuk mengantisipasi kekosongan stok, Pertamina Patra Niaga (SBM dan ITM Tanjungwangi) melakukan audiensi dengan Bupati Jember H. Hendy Siswanto, Gus Fawait, pada Minggu, 6 September 2026 pukul 21.00 WIB. Dalam pertemuan itu Bupati meminta agar SPBU pusat kota tidak mengalami kekosongan dan dilakukan penambahan suplai JBKP Pertalite ke seluruh SPBU di Kabupaten Jember.
Hasilnya, per Senin, 7 September 2026 stok Pertalite di SPBU wilayah Jember mulai pulih. Data Pertamina mencatat realisasi distribusi mencapai 110% dan distribusi kembali berjalan normal.
Polres Jember mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pihak kepolisian bersama Pertamina dan instansi terkait terus memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan.
Jurnalis: Boby
Sumber: Humas Polres Jember



