
Jepara,- jurnalpolisi.id
Tim sepak bola Kepala Desa (Kades) Kabupaten Blora tampil gemilang di Liga Kades 2026 Zona 1. Blora sukses merebut gelar juara setelah menghantam tim Kabupaten Pati dengan skor telak 4-1 dalam laga final yang digelar di Stadion Kamal Junaedi, Jepara, Rabu sore (26/8/2026).
Kemenangan tersebut menjadi bukti solidnya permainan tim Blora sejak babak semifinal hingga partai puncak. Pada semifinal, Blora juga tampil meyakinkan dengan mengalahkan Kabupaten Grobogan dengan skor 4-1.
Memasuki laga final, Blora langsung bermain agresif. Tekanan demi tekanan mampu diberikan ke lini pertahanan Pati hingga akhirnya berbuah gol. Permainan kolektif dan semangat pantang menyerah membuat Blora mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Blora memastikan kemenangan 4-1 atas Pati sekaligus mengunci posisi sebagai juara pertama Liga Kades 2026 Zona 1.
Keberhasilan tersebut tak hanya menghadirkan trofi juara. Blora juga memastikan tiket untuk mewakili Zona 1 menuju putaran tingkat nasional. Liga Kades 2026 Jawa Tengah terbagi dalam empat zona, dengan masing-masing zona mengirimkan satu juara ke tingkat nasional.
Zona 1 sendiri diikuti delapan daerah, yakni Blora, Pati, Rembang, Grobogan, Jepara, Kudus, Demak dan Semarang.
Salah satu pemain Blora yang juga Kepala Desa Trembulrejo, Muhamad Imroni, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, gelar juara merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain dan tim.
“Alhamdulillah, Blora berhasil menjadi juara Zona 1 setelah mengalahkan Pati dengan skor 4-1 di final. Sebelumnya, di semifinal kami juga menang 4-1 atas Grobogan,” ujar Imroni seusai pertandingan.
Kini tantangan lebih besar menanti. Setelah menjuarai Zona 1, tim Blora akan bersiap menghadapi putaran tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jawa Timur pada September 2026.
Blora pun membawa modal kepercayaan diri tinggi. Dua kemenangan dengan skor identik 4-1 di semifinal dan final menjadi sinyal bahwa tim para kepala desa dari Kabupaten Blora tak datang ke panggung nasional sekadar sebagai pelengkap.
Target berikutnya jelas: membawa nama Blora lebih jauh di level nasional.
(Yanto)




