
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri diberangkatkan Polda Kalimantan Timur (Kaltim) ke Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ratusan personel tersebut menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah hukum Polda Kalbar dalam rangka Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla. Pemberangkatan dilakukan dari area parkir Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Senin (24/8/2026).
Upacara pelepasan dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. Hadir dalam kegiatan tersebut Dansat Brimob Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kaltim, serta Kabid Humas Polda Kaltim.
Sebanyak 190 personel yang diberangkatkan berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat, S.I.K., selaku Danmen Penugasan. Mereka akan bergabung dengan jajaran Polda Kalbar untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
Dalam arahannya, Endar menegaskan bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pimpinan Polri kepada Pasukan Brimob II Korbrimob Polri sekaligus bagian dari pengabdian dalam penanggulangan bencana.
«“Kehadiran Korps Brimob Polri sebagai satuan pamungkas dituntut untuk senantiasa siap, tanggap, dan cepat hadir di mana pun negara membutuhkan,” tegas Endar.»
Menurut Endar, karhutla bukan hanya persoalan lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kelangsungan ekosistem, hingga kondisi sosial dan ekonomi.
Karena itu, ia meminta seluruh personel mengedepankan kesiapsiagaan, disiplin, serta kerja sama dengan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Personel juga diminta mematuhi seluruh standar operasional prosedur (SOP), mengutamakan keselamatan, serta menjaga soliditas selama menjalankan tugas.
“Jangan ada langkah individual tanpa koordinasi komandan atau perwira pengendali,” pesan Endar.
Selain internal kepolisian, personel Brimob diminta membangun koordinasi dengan TNI, Manggala Agni, BPBD, relawan, serta masyarakat di wilayah penugasan. Pendekatan humanis juga ditekankan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Endar mengingatkan seluruh personel agar menjaga sikap dan nama baik institusi, serta menghindari pelanggaran maupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat selama menjalankan tugas di Kalimantan Barat.
Kepada Danmen Penugasan dan para komandan kompi, Kapolda meminta agar kepemimpinan di lapangan dilakukan secara bijaksana dengan tetap menegakkan disiplin serta memastikan keselamatan dan kebutuhan operasional anggota terpenuhi.
Pengiriman 190 personel Brimob tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah Kalimantan Barat. Kehadiran pasukan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan.
“Selamat bertugas prajurit kebanggaan, jiwa ragaku demi kemanusiaan,” ujar Endar saat melepas keberangkatan personel.
Dengan penugasan tersebut, 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri resmi diberangkatkan untuk melaksanakan BKO dalam Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Kalbar. Mereka diharapkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab hingga kembali ke kesatuan dengan selamat.
( Alfian )




