
Sarolangun — jurnalpolisi.id
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, belum berakhir,semangat perjuangan itu ditutup dengan resepsi kenegaraan sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang digelar sejak pukul 09.00 WIB di kawasan Simpang Tugu Pauh tersebut berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Aparatur pemerintahan, kepolisian, tokoh masyarakat, pemuda, panitia, peserta lomba hingga warga setempat larut dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong,S.H,Camat Pauh Ahmad Mawadah, S.IP., Lurah Pauh Darmayanti, tokoh masyarakat dan agama, tokoh pemuda, panitia pelaksana, para peserta serta pemenang perlombaan, dan masyarakat Kecamatan Pauh.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan panitia, Camat Pauh, serta Kapolsek Pauh.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah,S.Ik.,M.H saat dimintai keterangan oleh awak media Jurnal Polisi News melalui Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangungsong,S.H menyampaikan bahwa puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan para pemenang lomba dan penyerahan hadiah kepada peserta yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Tak hanya para pemenang lomba, anggota Paskibraka juga mendapat apresiasi. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Camat Pauh sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas pada rangkaian peringatan kemerdekaan.
Di tengah kemeriahan tersebut, aspek keamanan tetap menjadi perhatian. Personel Polsek Pauh diterjunkan untuk melakukan pengamanan terbuka dan pemantauan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan. Hingga berakhir sekitar pukul 11.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, tertib, dan kondusif.
Kemerdekaan di Pauh bukan sekadar seremoni. Di balik setiap hadiah yang diserahkan, ada kerja keras yang dihargai; di balik setiap penghormatan kepada Paskibraka, ada pengabdian yang dikenang. Semangat 17 Agustus pun kembali ditegaskan: kemerdekaan akan lebih bermakna ketika dirayakan dengan prestasi, persatuan, dan kebersamaan,(Dedi)”




