
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Polresta Balikpapan bersama Tim Senopati Academy memberikan sosialisasi mengenai penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara bijak kepada para pelajar SMAN 4 Balikpapan, Kelurahan Sepinggan, Kamis (21/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi sekaligus edukasi kepada generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab.
Puluhan personel Polresta Balikpapan hadir dalam kegiatan tersebut dan disambut oleh Kepala SMAN 4 Balikpapan, Agus Budianto, S.Pd., M.Pd., bersama para guru pembimbing serta Seksi Humas SMAN 4 Balikpapan, Imam.
Dalam sosialisasi Program Paham AI Senopati Academy, para pelajar diberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan serta pentingnya kemampuan memilah dan memverifikasi informasi yang diperoleh melalui media digital.
Materi juga menekankan potensi penyalahgunaan teknologi dan media sosial, seperti penyebaran berita bohong (hoaks), propaganda, ujaran kebencian, konten bermuatan SARA, hingga informasi yang dapat memicu konflik dan perpecahan di tengah masyarakat.
Selain itu, personel Polresta Balikpapan mengingatkan para pelajar untuk menjauhi berbagai aktivitas digital yang dapat merugikan diri sendiri, di antaranya judi daring, konten pornografi, serta penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, propaganda, berita hoaks, maupun ujaran kebencian. Setiap informasi yang diterima harus disaring dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dibagikan,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui Ketua Rombongan Iptu Futtuhatul, Kanit PPA, berharap edukasi tersebut dapat membentuk pelajar yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
“Para pelajar diharapkan menjadi pelopor dalam penggunaan media sosial yang sehat dan bijak dengan menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Gunakan teknologi, termasuk AI, untuk hal-hal yang positif dan mendukung pendidikan,” ujarnya.
Selain edukasi mengenai AI dan literasi digital, personel Polresta Balikpapan juga menyampaikan penyuluhan kamtibmas serta memberikan pemahaman mengenai kenakalan remaja yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pelajar. Mereka terlihat antusias mengikuti materi dan aktif mengajukan sejumlah pertanyaan terkait penggunaan AI, keamanan bermedia sosial, serta cara menyikapi informasi yang beredar di internet.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Balikpapan berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cakap digital, mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, serta turut menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan kondusif di Kota Balikpapan.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai.
( Alfian )




