
PENAJAM PASER UTARA – jurnalpolisi.id
Sebanyak 83 personel Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengikuti ujian Bela Diri Polri sebagai salah satu persyaratan dalam proses Usulan Kenaikan Pangkat (UKP). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan personel sekaligus upaya memastikan anggota yang diusulkan kenaikan pangkat memiliki kompetensi dan kesiapan yang sesuai dengan tuntutan tugas kepolisian.
Dalam ujian tersebut, para peserta memperagakan sejumlah teknik Bela Diri Polri sesuai ketentuan yang berlaku. Penilaian meliputi ketepatan gerakan, penguasaan teknik, kecepatan, ketangkasan, keseimbangan, serta kemampuan menerapkan teknik secara tepat dan terukur.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian dengan disiplin dan penuh kesungguhan. Selain kemampuan teknis, kesiapan fisik dan mental turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ujian, mengingat personel Polri dituntut mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan secara profesional dan proporsional.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kabag SDM Polres PPU AKP Adhi Apriliyan Setyawan, S.Sos., mengatakan ujian Bela Diri Polri merupakan bagian penting dalam tahapan penilaian kelayakan kenaikan pangkat personel.
“Ujian ini tidak hanya untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat, tetapi juga memastikan setiap personel memiliki kemampuan fisik, ketangkasan dan keterampilan bela diri yang memadai untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar AKP Adhi.
Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan pengabdian personel. Namun, kenaikan pangkat juga harus diikuti dengan peningkatan kompetensi, disiplin dan tanggung jawab.
“Sebanyak 83 personel mengikuti ujian dengan serius dan penuh semangat. Kami berharap seluruh peserta mampu memenuhi standar yang telah ditentukan serta menjadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan diri,” katanya.
AKP Adhi menambahkan, kemampuan Bela Diri Polri memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, terutama ketika personel menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat, tepat dan terukur. Penguasaan teknik bela diri juga menjadi bagian dari kesiapan personel dalam menjaga keselamatan diri maupun masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bertambahnya tanda kepangkatan di pundak, melainkan juga bertambahnya amanah dan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban. Karena itu, peningkatan kemampuan, profesionalisme, disiplin dan integritas harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Pelaksanaan ujian Bela Diri Polri tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres PPU dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tangguh, profesional dan siap menghadapi dinamika tugas kepolisian.
Bagi 83 personel peserta ujian, kegiatan ini tidak hanya menjadi tahapan dalam proses kenaikan pangkat, tetapi juga menjadi momentum untuk mengasah kembali kemampuan serta memperkuat kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Melalui pembinaan personel yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres PPU terus mendorong anggotanya meningkatkan kapasitas, kompetensi dan kualitas pengabdian demi mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, presisi dan dapat diandalkan masyarakat.
( Alfian)




