
Merangin — Jurnalpolisi.id
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, SD Negeri 277 Tanjung Banuang turut ambil bagian dalam pawai budaya yang digelar di Desa Tambang emas Kecamatan Pemenang Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin 17 Agustus 2026, dengan pusat kegiatan berada di lapangan Desa Tambang emas pawai budaya diikuti oleh sejumlah sekolah yang berada di wilayah kecamatan Pamenang selatan dan berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas peserta didik.
Kepala SD Negeri 277 Tanjung Banuang, Setia Ningsih, S.Pd., mengatakan keikutsertaan sekolahnya dalam pawai budaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi momentum bagi para siswa untuk menyalurkan hobi, minat, dan bakat melalui kegiatan yang positif.
“Kegiatan ini bukan sekadar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar tampil percaya diri, bekerja sama, disiplin, serta menghargai keberagaman budaya dan perjuangan para pahlawan,” ujar Setia Ningsih di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai pendidikan yang penting bagi siswa,selain mengembangkan kreativitas dan kemampuan bekerja dalam tim, pawai budaya juga menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta rasa bangga terhadap identitas dan budaya bangsa sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman kepada siswa bahwa semangat kemerdekaan harus terus dijaga dan diwujudkan melalui prestasi, persatuan, kedisiplinan, serta kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan,” tambahnya.
Pawai budaya HUT ke-81 RI tersebut diikuti 20 sekolah dengan peserta terdiri dari 10 perwakilan sekolah dasar (SD), 7 perwakilan sekolah menengah pertama (SMP), dan 3 perwakilan sekolah menengah atas (SMK) sederajat.
Dalam kesempatan tersebut, SD Negeri 277 Tanjung Banuang menampilkan berbagai atraksi dan kreativitas siswa beberapa di antaranya drumband, drama bertema kepahlawanan, pakaian adat, kostum unik, serta beragam busana yang menggambarkan profesi masyarakat di Desa Tanjung Banuang.
Penampilan tersebut mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung jalannya pawai para siswa tampil dengan penuh semangat, membawa pesan tentang keberagaman, perjuangan, persatuan, dan semangat membangun bangsa.
Setia Ningsih menegaskan, pihak sekolah akan terus mendorong para siswa untuk aktif mengikuti kegiatan positif yang mampu membentuk karakter, meningkatkan kreativitas, sekaligus memperkuat rasa nasionalisme.
“Semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati setiap tahun namun semangat itu harus ditanamkan dalam diri generasi muda melalui pendidikan, kedisiplinan, persatuan, dan karya nyata,” tegasnya.
Pawai budaya tersebut menjadi salah satu bukti bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di tengah masyarakat,Kepala Sekolah SD Negeri 277 Tanjung Banuang pun menegaskan komitmennya untuk menjadikan setiap momentum peringatan kemerdekaan sebagai ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, dan menjaga persatuan bangsa,terangnya.”
( Jpn Rahma)



