
Muratara- jurnalpolisi.id
Seorang anak sekolah dasar (SD) bernama Hafis, 8 tahun, dilaporkan tenggelam di Sungai Rawas, Desa Pauh 1, Kecamatan Rawas Ilir,.
Selasa,(11/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Hingga kini, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh warga bersama pihak terkait.
Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah,S.H.,M.H saat dimintai keterangan oleh awak media Jurnal Polisi News melalui Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Hannry Martadinata,S.H.,M.H mengatakan bahwa Hafis, yang merupakan siswa SD Negeri 02 Pauh 1 kelas II, diketahui sedang mandi di Sungai Rawas bersama seorang anak lainnya bernama Alvin,sebelum kejadian, keduanya berada di sungai sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat sedang mandi, Hafis terjatuh dari atas rakit ke dalam sungai. Korban kemudian tenggelam dan tidak lagi terlihat di permukaan air.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi,namun, hingga perkembangan terakhir, Hafis belum berhasil ditemukan.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Rawas Ilir langsung melakukan koordinasi dengan masyarakat di sekitar lokasi untuk mendukung proses pencarian. Polisi juga berkoordinasi dengan BPBD guna meminta dukungan personel serta peralatan SAR untuk memperkuat upaya pencarian korban.
Selain membantu koordinasi pencarian, personel kepolisian melakukan pemantauan dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian agar proses pencarian dapat berlangsung secara tertib dan aman.
Setelah melakukan pencaria cukup intensif Hafis dinyatakan ditemukan petugas sekitar pukul 08.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras agar anak-anak tidak melakukan aktivitas mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa, terlebih di lokasi yang memiliki risiko arus dan kedalaman yang membahayakan.
Pencarian Hafis masih menjadi prioritas, dan seluruh upaya di lapangan terus dilakukan hingga korban ditemukan,tutupnya.”(Dedi)




