
Langgur, jurnalpolisi.id
Kejadian kasus pencabulan terjadi lagi, kali ini tepatnya di Ohoi (Desa) Watdek, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Seorang pria sebut saja RR tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri lebih dari 1 orang.
Alangkah ironisnya nafsu bejat sang ayah bukanya malah menjaga dan memelihara anak-anaknya dengan baik, tapi dengan teganya telah merusak masa depan mereka.
Selain itu berdasarkan informasi yang dirangkum media ini, bahwa pelaku juga merupakan salah satu karyawan tetap Badan Gizi Nasional, Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayalanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ohoijang-Watdek.
Namun hal serupa justru berubah drastis setelah adanya pengakuan resmi dari Kepala SPPG Imelda Rahae. Dikatakan kalau kejadian pencabulan ayah kandung terhadap dua orang putrinya itu terjadi diluar lokasi Dapur pelayanan Makan Bergizi Gratis.
“Jadi yang bersangkutan sudah kami non aktifkan sebelum kejadian pencabulan terjadi,”ungkap Imelda Rahae di Hotel Aurelia Kimson Langgur, Selasa (12/08/2026).
Rahae menambahkan bahwa saat kejadian, dirinya juga tidak mengetahui sama sekali kalau karyawan yang bekerja di dapurnya itu telah terjerat kasus hukum. Setelah mendengar, lantas Imel panggilan akrab sang Ketua SPPG langsung melakukan klarifikasi.
Sehingga sontak membuat kaget, alhasil sebagai Ketua SPPG dirinya langsung memanonakifkan karyawan tersebut. Namun alih – alih bahwa yang bersangkutan pelaku dinonakifkan karena alasan kehadiran yang sudah melebih batas waktu yang ditentukan.
Dikarenakan sudah tidak bekerja selama tiga hari, sebagai Kepala SPPG Imelda pun langsung memberhentikan tanpa ada teguran berdasarkan aturan ketenangaan kerja.
Tak hanya disitu pelaku yang kini telah diamanakna di Mako Polres Maluku Tenggara telah menyadari sepenuhnya perbuatan yang ia lakukan. Namun bagemanapun itu, RR tetap harus menjalani hukuman atas perbuatanya.
Dan hingga berita ini diturunkan belum ada sepenuhnya keterangan dari pihak kepolisian terkait berapa lama RR diperiksa dan di tetapkan sebagai tersangka maupun keluarga korban yang tinggal serumah.
Istri pelaku saat ini juga masih terlihat shok dengan perbuatan sang suami yang sudah sangat melampoi batas tersebut.
Publish by (Melky_JPN)




