
Labuhan batu jurnalpolisi.id
Hanya beberapa menit dari Mapolres Labuhanbatu, kawasan Pindoan Gang Pintu Sembilan , dari gudang bontot dekat sekolahan , di Kelurahan Rantau Prapat, Kecamatan Rantau Utara, diduga menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba.
Warga menyebut seorang pria berinisial KL kerap secara terang-terangan dengan di bantu anggotanya SR mengedarkan sabu di lokasi tersebut. Aksi itu dinilai sudah meresahkan karena dilakukan di tengah permukiman padat penduduk.
“Lokasi ini kawasan permukiman yang sangat padat, yaitu Pindoan Gang Pintu Sembilan Kota Rantau Prapat. Disinilah KL mengedarkan sabu dengan terang-terangan, tanpa rasa takut walaupun lokasi ini tidak jauh dari Mapolres Labuhanbatu,” ungkap seorang ibu rumah tangga, Siti Mawarni, Selasa 11/8/2026.
Menurut warga, aktivitas mencurigakan itu terjadi hampir setiap hari. Pembeli keluar masuk gang dengan durasi singkat, membuat lingkungan menjadi tidak nyaman dan rawan.
Pindoan sendiri merupakan kawasan dengan mobilitas tinggi. Lokasinya berdampingan dengan pusat pasar dan menjadi lintasan para pekerja. Kondisi ini disebut-sebut dimanfaatkan jaringan pengedar untuk meraup keuntungan.
“Pindoan salah satu lokasi dengan area mobilitas tinggi atau kantong-kantong pekerja yang rawan dimanfaatkan jaringan pengedar. Sayangnya lokasi ini seperti lepas dari pantauan,” sebut warga yang peduli, berinisial MW.
Di sisi lain, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu diketahui rutin menggelar operasi pemberantasan narkoba. Sejumlah pengungkapan besar juga sudah dilakukan sepanjang tahun ini.
Namun warga berharap fokus operasi juga menyentuh titik-titik kecil yang dekat dengan pusat kota. “Jangan hanya bandar besar. Akar rumput seperti di gang-gang ini juga harus dibersihkan,” ujar MW.
Masyarakat menyatakan siap bersinergi dengan aparat. Mereka meminta tindakan tegas dan tanpa tebang pilih terhadap KL dan jaringan pengedar lainnya di Pindoan.
“Kami berharap aparat hukum untuk dapat mengambil tindakan kepada KL dan pengedar lainnya tanpa tebang pilih. Kami masyarakat selalu mendukung kinerja Polres Labuhanbatu,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardianto belum memberikan keterangan terkait nama KL yang disebut warga. Publik kini menunggu langkah cepat dan terukur dari aparat untuk membersihkan Pindoan dari peredaran narkoba.
Reporter JPN.
Eka Hombing




