SANGATTA jurnalpolisi.id
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur terus menggencarkan sosialisasi tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam 2026. Salah satu upaya pendekatan yang dilakukan adalah melalui program “Police Goes to Pesantren” yang digelar di Pondok Pesantren Ibnu Katsir, Kecamatan Sangatta Utara, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra. Selain memberikan edukasi, personel Satlantas juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan pendidikan agama.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, melalui Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra, menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa ini bertujuan untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, khususnya di kalangan para santri.
“Dalam rangka Ops Keselamatan Mahakam 2026, kami ingin merangkul adik-adik santri agar menjadi pelopor keselamatan. Edukasi dan bimbingan penyuluhan (Binluh) ini penting, agar mereka memahami bahwa mematuhi aturan lalu lintas adalah kunci keselamatan di jalan raya,” ujar AKP Rezky di sela-sela kegiatan.
Selain memberikan materi tentang keselamatan berkendara, AKP Rezky juga menekankan sisi humanis dari kegiatan ini. Pihaknya turut menyerahkan bantuan sembako yang diharapkan dapat bermanfaat bagi operasional pondok pesantren dan para santri.
“Kami tidak hanya datang untuk memberikan materi aturan lalu lintas, tetapi juga ingin berbagi. Pemberian sembako ini adalah wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya komunitas pesantren di Sangatta,” tambahnya.
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Pondok Pesantren Ibnu Katsir (Kanal 3). Turut mendampingi Kasat Lantas dalam kegiatan ini antara lain Kanit Kamsel Ipda Sasnural, Aipda Nanang Kosem, dan Bripda Mohammad Nashfat Herwin Naufalian.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kutim berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, serta terciptanya hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat.
( Alfian )