
Simalungun, jurnalpolisi.id
Warga bersama tokoh masyarakat melakukan kegiatan penebangan dan perapihan sejumlah pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan di ruas Jalan Ujung Padang–Afdeling Sayur Matinggi, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Kamis (30/7/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko pohon tumbang, terutama pada musim hujan yang disertai angin kencang. Pohon-pohon yang sudah tua, berukuran besar, atau memiliki ranting yang menjulur ke badan jalan menjadi sasaran perapihan dan penebangan.
Selain untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kegiatan ini juga bertujuan menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tidak mengalami kerusakan akibat akar pohon yang merambat hingga ke badan jalan.
Tokoh masyarakat Ujung Padang, Sugeng Pratikno (SGG), mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pohon tumbang maupun kondisi pohon yang terlalu dekat dengan badan jalan.
“Antisipasi ini dilakukan agar tidak terjadi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan. Selain itu, kami juga ingin menjaga kondisi jalan hotmix agar tetap baik karena akar pohon dapat merusak badan jalan. Kami berharap masyarakat Ujung Padang bersama-sama menjaga dan merawat jalan ini agar tetap bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujar Sugeng.
Menurutnya, tim melakukan peninjauan di sepanjang ruas Jalan Ujung Padang–Afdeling Sayur Matinggi untuk mengidentifikasi pohon-pohon yang perlu dipangkas maupun ditebang berdasarkan tingkat risiko yang ditimbulkan terhadap keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, Pangulu Teluk Lapian, Siswoyo, mengatakan kegiatan pemeliharaan lingkungan di sepanjang ruas jalan akan terus dilakukan secara berkala, khususnya selama musim hujan.
“Setiap laporan dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secepat mungkin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pohon tumbang. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila terdapat pohon yang dinilai membahayakan demi kepentingan dan keselamatan bersama,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat melintasi Jalan Ujung Padang–Afdeling Sayur Matinggi dapat semakin terjamin, sekaligus menjaga kelestarian serta kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
(M. Hadi Putra)




