
Balikpapan jurnalpolisi.id
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Balikpapan menggelar Festival dan Kompetisi Burung Berkicau Kapolresta Cup VI di halaman Mapolresta Balikpapan, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 319 peserta dari berbagai daerah dan berakhir pada pukul 22.20 WITA dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
Festival yang menjadi agenda tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecinta burung berkicau, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan hobi yang positif dan edukatif.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polresta Balikpapan. Hadir pula perwakilan sponsor, dewan juri, komunitas kicau mania, serta bintang tamu Andri Bolang Team yang turut memeriahkan jalannya acara.
Dalam sambutannya, Wakapolresta Balikpapan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kapolresta Cup VI merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “Polri untuk Masyarakat.”
Menurutnya, lomba burung berkicau bukan sekadar kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun komunikasi, serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan ruang silaturahmi yang sehat, mempererat kebersamaan, sekaligus menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial, budaya, olahraga, seni, dan aktivitas komunitas,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan dewan juri, serta menjaga persaudaraan antarsesama pecinta burung berkicau.
Selain itu, Wakapolresta mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, menciptakan lingkungan yang aman merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini semakin memperkuat kebersamaan dalam menjaga Kota Balikpapan tetap aman, damai, dan kondusif,” katanya.
Kompetisi menghadirkan puluhan kelas perlombaan yang mempertandingkan berbagai jenis burung favorit, di antaranya Murai Borneo, Murai Non Gembung, Cucak Hijau, Kenari, Kacer, dan Cendet.
Kelas-kelas tersebut dibagi dalam kategori Kapolresta, Wakapolresta, Kabag, Kasat, Kasi, Ka SPKT, Kapolsek hingga Samapta dengan biaya pendaftaran yang bervariasi sesuai kategori.
Panitia juga menyiapkan hadiah yang cukup besar bagi para pemenang. Pada kelas utama Kapolresta G-24, juara pertama berhak membawa pulang satu unit sepeda motor Honda Revo apabila jumlah peserta memenuhi kuota penuh, disertai hadiah uang pembinaan jutaan rupiah bagi para juara berikutnya.
Tidak hanya hadiah utama, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi peserta dan pengunjung, antara lain satu unit televisi, satu unit mesin cuci, magic com, kompor gas, setrika, hingga kipas angin yang diundi selama kegiatan berlangsung.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hingga malam hari.
Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung lancar dengan pengawasan panitia dan dewan juri profesional sehingga setiap kelas dapat berjalan secara tertib, sportif, dan transparan.
Melalui penyelenggaraan Kapolresta Cup VI, Polresta Balikpapan berharap kegiatan positif berbasis komunitas seperti ini dapat terus menjadi media untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kota Balikpapan maupun Kalimantan Timur.
( Alfian)




