
KOTA SUKABUMI – jurnalpolisi.id
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaky, mengajak seluruh elemen pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk memperkuat persatuan serta berkolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah yang di selenggarakan di cafe 35, jalan surya kencana, kecamatan cikole,kota sukabumi, Sabtu (25/72026).
Ajakan tersebut disampaikan Ayep Zaky saat menghadiri momentum Hari Lahir (Harlah) KNPI. Menurutnya, pembangunan Kota Sukabumi memerlukan dukungan semua pihak, termasuk generasi muda yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan penerus pembangunan.
Ayep menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia memastikan setiap program dan kebijakan yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Pesan saya satu, KNPI harus bersatu dan bersama-sama membangun Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi akan terus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program pembangunan,” ujar Ayep.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga memaparkan target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu langkah memperkuat kemampuan fiskal daerah. Menurutnya, berbagai persoalan seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanganan stunting, hingga pengurangan angka pengangguran membutuhkan dukungan anggaran yang kuat.
Pemkot Sukabumi menargetkan PAD yang sebelumnya berada di angka sekitar Rp80 miliar pada tahun 2024 dapat meningkat hingga tiga kali lipat menjadi Rp240 miliar. Saat ini, capaian PAD Kota Sukabumi disebut telah mencapai sekitar Rp128 miliar dan terus menunjukkan tren positif.
“Jika PAD meningkat, maka kapasitas pemerintah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin besar,” katanya.
Selain fokus pada penguatan ekonomi daerah, Ayep menaruh perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda. Ia menilai pemuda merupakan aset penting yang harus dibekali kompetensi, keterampilan, dan kesempatan untuk berkembang melalui sistem yang objektif dan berbasis prestasi atau merit system.
Sebagai bentuk dukungan terhadap organisasi kepemudaan, Pemkot Sukabumi juga membuka peluang pemberian dana hibah bagi organisasi yang aktif bersinergi dengan program pemerintah daerah. Pengelolaan hibah tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan telah melalui konsultasi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk BPK, KPK, Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri.
Tak hanya itu, pembenahan organisasi kepemudaan dan kepramukaan juga menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah dalam mencetak generasi yang produktif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Terkait ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Ayep menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Menurutnya, generasi muda harus mendapatkan ruang untuk berkembang dan meningkatkan kompetensinya, bukan justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.
“Pemuda adalah harapan masa depan. Mereka harus dididik, dibina, dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Dalam penanganan narkoba, kami siap memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BNN serta aparat penegak hukum demi melindungi generasi muda Kota Sukabumi,” tegas Ayep Zaky.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat, Pemkot Sukabumi optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan menuju tercapainya visi Indonesia Emas 2045.
Neng Nur




