
BARITO KUALA, jurnalpolisi.id
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang agenda politik mendatang.
Setelah menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu, Ketua DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan, H. Sayed Jafar Alaydrus, S.H., melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Barito Kuala periode 2025–2030, Kamis (16/7/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Jamhuri Aisyah, Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Acara dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, perwakilan Bawaslu dan KPU, tokoh agama, tokoh masyarakat, para habaib, artis legendaris Roy Marten, Dewan Penasehat Partai Hanura Ali Imran, Dewan Pakar Partai Hanura M. Rizal Effendi, profesor dari Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), para Ketua DPC Partai Hanura dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, serta jajaran pengurus DPD Partai Hanura Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan, Hj. Syarifah Santiansyah, S.H., M.H., membacakan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura tentang susunan kepengurusan DPC Partai Hanura Kabupaten Barito Kuala periode 2025–2030. Berdasarkan keputusan DPP, Rony resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Barito Kuala.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan, H. Sayed Jafar Alaydrus, S.H., menegaskan bahwa amanah kepengurusan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir dan mengabdi kepada masyarakat.

Ia mengatakan, Barito Kuala memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan Kalimantan Selatan. Karena itu, kader Hanura harus mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi desa.
“Kader Hanura harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Sayed Jafar juga menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting. Menurutnya, kekuatan partai sesungguhnya berada di tingkat desa karena kaderlah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh pengurus agar membangun politik yang santun, bersih, dan berorientasi pada kepentingan rakyat sesuai semangat Partai Hati Nurani Rakyat.
Dalam pidatonya, Sayed Jafar turut mengungkapkan alasan dirinya memilih memimpin Partai Hanura setelah puluhan tahun berkiprah di Partai Golkar.
“Saya memilih Hanura karena saya percaya dengan semangat Hati Nurani Rakyat. Politik harus menjadi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar mengejar kekuasaan,” ujarnya.
Mantan Bupati Kotabaru dua periode itu optimistis Partai Hanura akan kembali bangkit di Kalimantan Selatan setelah sempat tidak memiliki keterwakilan di parlemen selama dua periode terakhir. Ia mengibaratkan Hanura sebagai “singa yang telah bangun dari tidurnya” dan mengajak seluruh kader bekerja keras membesarkan partai melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Barito Kuala, Rony, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan DPP dan DPD Partai Hanura.
Menurutnya, kepengurusan yang baru akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat PAC dan ranting serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
“Kami berkomitmen membangun organisasi yang solid, menjaga persatuan seluruh kader, memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan menjadikan Hanura sebagai partai yang semakin dicintai rakyat Barito Kuala,” katanya.
Rony juga mengajak seluruh kader menjaga semangat gotong royong dalam membangun partai agar mampu memberikan kontri




