
Cilacap, jurnalpolisi.id
14 Juli 2026 Menanggapi pemberitaan miring terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pada proyek pembangunan dam parit di Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Kelompok Tani (Poktan) Karya Mantap memberikan klarifikasi resmi. Pihak pengurus menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan telah berjalan sesuai dengan prosedur, Rencana Usulan Kegiatan Kelompok (RUKK), dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian RI, Selasa (14 JJuni 2026).
Proyek bernilai Rp123.000.000,- yang bersumber dari APBN tersebut dikerjakan guna mengairi lahan oncoran seluas 11 hektar di titik koordinat -7.271785 dan 108.515453.
Penjelasan Teknis Terkait Pondasi dan Galian
Ketua Poktan Karya Mantap, Afif Rifai, membantah keras tudingan bahwa bangunan dam parit hanya diletakkan di atas pondasi lama tanpa adanya proses penggalian baru.
”Kami sampaikan bahwa tuduhan itu tidak mendasar. Penggalian tanah sedalam 50 cm benar-benar dilakukan oleh para pekerja di lapangan sesuai dengan rencana teknis. Mengenai tidak adanya sisa tanah galian di sekitar lokasi, hal itu dikarenakan seluruh tanah hasil galian langsung kami manfaatkan kembali sebagai tanah urukan (backfill) untuk memperkuat sisi kanan dan kiri tanggul penahan air. Langkah ini diambil agar struktur tanah di sekitar dam lebih stabil dan tidak mudah tererosi saat debit air meningkat,” jelas Afif Rifai dalam keterangan resminya.
Ia juga menambahkan bahwa pengerjaan fisik di lapangan selalu berada di bawah pengawasan dan koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap guna memastikan kualitas beton dan pasangan batu memenuhi standar kekuatan yang dipersyaratkan.
Klarifikasi Terkait Miskomunikasi dengan Media
Mengenai laporan yang menyebutkan bahwa pengurus Poktan Karya Mantap terkesan menghindari konfirmasi media, Afif menyampaikan permohonan maaf atas adanya miskomunikasi tersebut.
”Sama sekali tidak ada niat dari kami untuk menghindar atau menutup diri dari rekan-rekan media. Beberapa hari terakhir ini, kami pengurus poktan sedang fokus mengawal proses droping material dan berkoordinasi intensif di lapangan bersama para pekerja agar target penyelesaian waktu dapat terpenuhi. Kami sangat menghargai fungsi kontrol sosial dari media,” tuturnya.
Pihak Poktan Karya Mantap menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan dam parit ini secara transparan dan akuntabel. Dam parit ini diharapkan dapat segera rampung dan berfungsi optimal guna mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian para petani di Desa Karanggintung.
(Tim Redaksi)




