
Pakpak Bharat – jurnalpolisi.id
Sebanyak 41 atlet Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Pakpak Bharat mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Geup yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara di Kota Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (17/5/2026).
Para atlet mengikuti UKT di bawah pendampingan pelatih James Samosir, S.Pd. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara sebagai bagian dari pembinaan atlet dan peningkatan jenjang sabuk.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Pakpak Bharat, Lowis F. Saragih, S.Sos., M.M., mengatakan UKT tidak hanya menjadi syarat kenaikan tingkat bagi atlet, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan bertukar pengalaman dengan atlet dari daerah lain.
“Taekwondo tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan etika para atlet. Kami berharap para atlet terus berlatih dan meningkatkan prestasi,” ujar Lowis.
Sementara itu, pelatih Taekwondo Pakpak Bharat, James Samosir, berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan jenjang sabuk sebagai bagian dari proses pembinaan.
Ia menambahkan, sertifikat kenaikan tingkat dapat menjadi salah satu dokumen pendukung dalam persyaratan tertentu, sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing instansi.
Pelaksanaan UKT menghadirkan Burhanuddin S. Aspar sebagai penguji dan Wahyudin, S.H., sebagai pemantau dari Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara.
Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang aktif berkembang di Kabupaten Pakpak Bharat. Dalam berbagai kejuaraan, atlet-atlet daerah tersebut telah meraih sejumlah prestasi.
Pada Kejuaraan Kesatria Nusantara PBTI Seri I Road to 8th Asian Taekwondo Indonesian Open Championship 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Medan (Unimed) pada 17–19 April 2026, tim Taekwondo Pakpak Bharat berhasil meraih tiga medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu.
(SM)



