
Pakpak Bharat – jurnalpolisi.id
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nduma Karina Desa Siempat Rube II, Kabupaten Pakpak Bharat, memulai penanaman perdana jagung di lahan seluas 1,5 hektare sebagai bagian dari pengembangan usaha desa sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Kepala Desa Siempat Rube II, Alpared Padang, S.E., mengatakan pemilihan komoditas jagung didasarkan pada sejumlah pertimbangan, di antaranya masa tanam yang relatif singkat serta pengalaman masyarakat dalam membudidayakan tanaman tersebut.
“Kami memilih jagung karena masa tanamnya relatif singkat, sekitar empat bulan sudah dapat dipanen. Selain itu, masyarakat juga sudah terbiasa membudidayakan jagung sehingga diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan,” ujar Alpared Padang.
Direktur BUMDes Nduma Karina, Jakkob Padang, menjelaskan lahan yang disiapkan untuk pengembangan tanaman jagung memiliki luas sekitar 3 hektare. Namun, pada tahap awal baru dimanfaatkan sekitar 1,5 hektare dan akan dikembangkan secara bertahap.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemangku adat dan Sukut Ni Talun Marga Padang Jambu Mbellang yang telah meminjamkan lahan untuk dikelola oleh BUMDes.
“Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga BUMDes dapat mengembangkan usaha ini secara bertahap,” katanya.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Siempat Rube II, Kosman Manik, menyatakan siap memberikan pendampingan teknis kepada BUMDes selama proses budidaya jagung berlangsung.
“Kami akan memberikan pendampingan agar budidaya jagung dapat berjalan dengan baik. Semoga kondisi cuaca juga mendukung hingga masa panen,” ujarnya.
BUMDes Nduma Karina merupakan badan usaha milik desa yang telah beroperasi selama beberapa tahun dengan mengembangkan usaha di bidang pertanian dan peternakan. Sebelum mengembangkan budidaya jagung, BUMDes tersebut juga menjalankan usaha peternakan ayam kampung pedaging.
Melalui pengembangan usaha ini, BUMDes diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian desa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
(SM)



