SAMARINDA – jurnalpolisi.id
Polresta Samarinda terus memperkuat dukungannya terhadap program swasembada pangan nasional melalui pendampingan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung binaan di sejumlah wilayah hukum Polsek jajaran.
Kegiatan monitoring ketahanan pangan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Senin (6/7/2026).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal sekaligus mendampingi petani dalam proses pascapanen hingga pemasaran hasil produksi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama kelompok tani.
Di wilayah Polsek Palaran, personel mendampingi kelompok tani binaan menjual hasil panen jagung sebanyak 449 kilogram kepada Bulog.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian penyerapan hasil panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas di sejumlah wilayah terus melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi tanaman jagung binaan. Di wilayah Polsek Sungai Kunjang, tanaman jagung dilaporkan tumbuh dengan baik dan diperkirakan memasuki masa panen dalam waktu dekat.
Di wilayah Polsek Samarinda Ulu, tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan seluas satu hektare telah berusia sekitar 42 hari dengan estimasi panen pada akhir September 2026.
Adapun di wilayah Polsek Palaran, tanaman jagung di lahan seluas 0,2 hektare telah berumur sekitar 40 hari dan diperkirakan siap dipanen pada akhir Agustus 2026.
Monitoring juga dilaksanakan di wilayah Polsek Samarinda Seberang, Samarinda Kota, dan Sungai Pinang. Di Samarinda Kota, petugas menemukan pertumbuhan gulma yang berpotensi mengganggu perkembangan tanaman sehingga direkomendasikan penanganan melalui pemberian herbisida. Sedangkan di Sungai Pinang, personel tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga membantu pemupukan guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polresta Samarinda berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat dan hasil panen dapat terserap dengan baik. Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Polri terhadap percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
( Alfian )




