
Tapanuli Selatan,- jurnalpolisi.id
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bagi jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, menegaskan bahwa Polri akan terus berbenah menjadi institusi yang semakin presisi, profesional, humanis, dan dicintai masyarakat.
“Kami sangat bersyukur, hari ini Polri genap berusia 80 tahun. Di usia yang semakin matang ini, kami terus berusaha bekerja lebih presisi serta mendukung sepenuhnya seluruh program dan kebijakan pemerintah, termasuk visi utama Presiden dan program-program strategis lainnya,” ujar AKBP Yon Edi Winara usai peringatan HUT Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, bertambahnya usia Polri menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
AKBP Yon Edi mengatakan, legitimasi terhadap tugas-tugas kepolisian berasal dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, seluruh personel dituntut untuk terus bekerja secara profesional, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengungkapkan bahwa HUT Bhayangkara ke-80 memiliki makna tersendiri bagi Polres Tapanuli Selatan.
Pasalnya, peringatan tahun ini menjadi yang terakhir sebelum Polres Padang Lawas Utara (Paluta) resmi berdiri sebagai satuan kerja yang terpisah dari Polres Tapanuli Selatan.
“Sebentar lagi Polres Paluta akan diresmikan dan sudah ditentukan siapa yang akan menjabat sebagai Kapolresnya.
Nantinya satuan ini akan berdiri sendiri sehingga pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara dapat dilakukan secara lebih optimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini proses pembentukan masih memasuki tahap penyesuaian organisasi, sinkronisasi, serta pemantapan operasional.
Seluruh proses dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan jajaran Polda agar Polres Paluta dapat segera menjalankan seluruh fungsi kepolisian secara maksimal.
Menurut AKBP Yon Edi, berdirinya Polres Paluta merupakan bagian dari pengembangan organisasi Polri yang akan membawa dampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan berdirinya Polres di masing-masing kabupaten, masyarakat akan semakin mudah mengakses pelayanan kepolisian. Di sisi lain, personel juga dapat memberikan respons yang lebih cepat terhadap berbagai persoalan kamtibmas. Ini merupakan langkah maju dalam pengembangan organisasi Polri,” katanya.
Mengenai kesiapan personel, Kapolres memastikan seluruh mekanisme telah dipersiapkan oleh Polda Sumatera Utara, mulai dari pembagian personel, sarana dan prasarana, hingga tahapan pemenuhan kebutuhan organisasi secara bertahap menuju kondisi ideal sebuah Polres.
Menutup keterangannya, AKBP Yon Edi mengajak seluruh personel menjadikan HUT Bhayangkara ke-80 sebagai momentum evaluasi diri agar terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari hingga saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat. Karena itu evaluasi terus dilakukan agar organisasi semakin baik.
Saya yakin, dengan bekerja secara tulus, ikhlas, profesional, serta berpedoman pada aturan yang berlaku, setiap kekurangan dapat diperbaiki.
Yang terpenting adalah terus belajar, terus berbenah, dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” pungkasnya.
(P.Harahap)




