
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) meluncurkan program Bedah Rumah dan Sumur Bor sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Program sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak dan akses air bersih.
Launching program dilaksanakan di Balikpapan pada Senin (29/6/2026). Dalam kesempatan itu, Polda Kaltim juga menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat serta menyerahkan satu unit sepeda motor sebagai bantuan operasional bagi Pondok Pesantren Hidayatullah.
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., mengatakan program tersebut merupakan implementasi nyata semangat Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami jadikan sebagai pengingat bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami berharap program bedah rumah dan pembangunan sumur bor ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Kapolda.

Dalam program bedah rumah, sebanyak 80 unit rumah telah selesai direnovasi dan diserahkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Timur, meliputi Polda Kaltim sebanyak 10 unit, Polresta Samarinda 10 unit, Polresta Balikpapan 10 unit, Polres Bontang 8 unit, Polres Kutai Kartanegara 8 unit, Polres Kutai Timur 8 unit, Polres Berau 8 unit, Polres Paser 5 unit, Polres Kutai Barat 5 unit, Polres Penajam Paser Utara 5 unit, serta Polres Mahakam Ulu sebanyak 3 unit.
Selain itu, Polda Kaltim juga merealisasikan pembangunan 34 titik sumur bor yang tersebar di sejumlah daerah, terdiri atas 19 titik di Balikpapan, 6 titik di Samarinda, 3 titik di Kabupaten Kutai Kartanegara, 2 titik di Kabupaten Penajam Paser Utara, 2 titik di Kabupaten Berau, serta masing-masing 1 titik di Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Barat.
Seluruh sumur bor tersebut telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber air bersih, termasuk untuk rumah ibadah, pondok pesantren, dan panti asuhan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., mengatakan program sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Polri akan terus berupaya menjadi institusi yang dekat dengan masyarakat. Kami ingin keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Yuliyanto.
Melalui program bedah rumah dan pembangunan sumur bor ini, Polda Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memperkuat kehadiran institusi kepolisian yang Presisi dan semakin dicintai masyarakat.
( Alfian )




