
BERAU jurnalpolisi.id
Turnamen Kapolres Berau Esports Competition dan Kapolri Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (28/6/2026) malam di Ruang Rupatama Polres Berau. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat.
Sebanyak sekitar 1.380 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas esports, hingga atlet lokal ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka bersaing pada tiga cabang yang dipertandingkan, yakni Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, dan eFootball Mobile, dengan total hadiah mencapai Rp30 juta.
Penutupan turnamen dihadiri langsung Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, jajaran Pejabat Utama Polres Berau, pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Berau, sponsor, panitia, serta para peserta.
Dalam sambutannya, Kapolres Berau mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi indikator besarnya potensi generasi muda Kabupaten Berau di bidang olahraga elektronik. Menurutnya, Polri berkomitmen hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang positif dan kompetitif.
“Antusiasme lebih dari 1.300 peserta menjadi bukti besarnya potensi generasi muda Kabupaten Berau di dunia esports.
Kehadiran Polri dalam kegiatan ini bertujuan memfasilitasi minat tersebut agar berkembang menjadi prestasi yang positif dan membanggakan,” ujar AKBP Ridho Tri Putranto.
Melihat tingginya animo masyarakat, Kapolres memastikan Kapolres Berau Esports Competition akan dijadikan agenda tahunan dengan memperebutkan Piala Bergilir Kapolres Berau.
Langkah itu diharapkan menjadi bagian dari pembinaan atlet esports daerah agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Ke depan turnamen ini akan menjadi agenda tahunan. Kami berharap kompetisi ini dapat melahirkan atlet-atlet esports berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Berau di berbagai ajang kompetisi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris ESI Kabupaten Berau, Dwi Rizky Ananda, mengapresiasi dukungan Polres Berau terhadap perkembangan olahraga elektronik di daerah. Ia menilai turnamen tersebut menjadi salah satu kompetisi esports terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Berau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Berau beserta jajaran atas dukungannya terhadap perkembangan esports. Turnamen ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet muda di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, kompetisi diikuti 115 tim pada divisi Mobile Legends: Bang Bang, 52 tim pada divisi PUBG Mobile, serta 42 peserta pada divisi eFootball Mobile. Tingginya jumlah peserta menunjukkan perkembangan esports di Kabupaten Berau yang semakin diminati sebagai olahraga prestasi.
Pada penutupan kegiatan, panitia menyerahkan piala, uang pembinaan, sertifikat, dan berbagai hadiah kepada para juara dari masing-masing divisi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.
Kasat Intelkam Polres Berau AKP Chandra Buana mengatakan turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar memanfaatkan teknologi digital secara positif.
“Esports bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga membangun sportivitas, kedisiplinan, dan kolaborasi. Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat sinergi antara Polri, komunitas esports, dan masyarakat,” tuturnya.
Seluruh rangkaian turnamen berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan penyelenggaraan Kapolres Berau Esports Competition 2026 menjadi wujud komitmen Polres Berau dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif yang selaras dengan perkembangan teknologi dan era digital.
( Alfian )




