Blimbingsari,Banyuwangi – jurnalpolisi.id
Warga Dusun Krajan, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di kolam bekas galian C, Senin (9/2/2026) dini hari.
Kapolsek Rogojampi Kompol Imron, S.H., M.H. bersama anggota Polsek Rogojampi mendatangi lokasi sekitar pukul 06.30 WIB untuk melakukan evakuasi dan identifikasi korban setelah menerima laporan dari masyarakat.
Korban diketahui bernama Apris Oreza (23), warga Dusun Sumberasri RT 02 RW 02, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, lahir di Banyuwangi pada 29 April 2002.
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan teman korban, peristiwa bermula pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban bersama dua rekannya berangkat dari rumah di wilayah Songgon menuju kolam bekas galian C di Desa Badean dengan tujuan memanah ikan nila.
Sekitar pukul 03.00 WIB, mereka tiba di lokasi dan langsung menyelam secara bersamaan tanpa menggunakan alat pengaman atau pelampung, hanya mengandalkan senter kepala. Setelah beberapa menit menyelam, kedua saksi sudah berada di tepi kolam bagian timur. Salah satu saksi kemudian melihat cahaya senter di tengah kolam yang tidak bergerak.
Merasa curiga, saksi mendekati sumber cahaya dan mendapati korban dalam kondisi tenggelam. Upaya pertolongan sempat dilakukan, namun kaki korban tersangkut tanaman ganggang di dasar kolam. Karena kehabisan tenaga dan terlalu lama menyelam, saksi terpaksa menepi dan meminta bantuan warga sekitar.
Petugas yang datang ke tempat kejadian perkara antara lain Kapolsek Rogojampi, Kanit Reskrim, Kanit IK, enam anggota Polsek Rogojampi, Kepala Desa dan Kepala Dusun Badean, serta tenaga medis dari Puskesmas Badean.
Langkah-langkah yang dilakukan petugas meliputi:
Mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian,
Melakukan evakuasi dan identifikasi korban,
Memintai keterangan para saksi,
Mengamankan barang bukti,
Mengantar jenazah ke rumah duka.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat kehabisan napas karena tenggelam, yang diperkirakan terjadi karena kaki korban tersangkut tanaman ganggang di bawah air.
Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.
Pihak kepolisian menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi tambahan.(Boby)