
SAMARINDA – jurnalpolisi.id
Subden Komposit Gegana Satbrimob Polda Kalimantan Timur melakukan sterilisasi dan pengamanan lokasi kegiatan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul), Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Kampus Universitas Mulawarman, Jalan Kuaro, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Sterilisasi dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan akademik berjalan aman, tertib, dan terbebas dari potensi gangguan keamanan. Tim yang dipimpin Ipda Andi Firsamsyah bersama personel Penjinak Bom (Jibom) dan unsur pendukung lainnya melakukan penyisiran menyeluruh di area gedung dan lingkungan sekitar lokasi acara.
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda di lingkungan kampus.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sterilisasi dan pengamanan merupakan prosedur standar yang dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah Kalimantan Timur. Melalui sterilisasi yang dilakukan personel Subden Komposit Gegana, kami ingin memastikan seluruh peserta kegiatan, khususnya mahasiswa, dapat mengikuti agenda edukasi HAM dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir,” ujar Andy Rifai.
Menurutnya, kehadiran personel Brimob di lingkungan kampus merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung terselenggaranya kegiatan masyarakat yang produktif dan bermanfaat bagi pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu, Kabagops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, mengatakan bahwa pelaksanaan pengamanan berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara kepolisian dan pihak Universitas Mulawarman.
Ia menilai pengamanan di lingkungan pendidikan memerlukan pendekatan yang humanis, profesional, serta tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana akademik yang aman dan kondusif. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin sehingga berbagai kegiatan positif mahasiswa dapat berlangsung dengan lancar dan mendapatkan dukungan maksimal,” kata Nugroho.
Melalui pengamanan dan sterilisasi tersebut, Satbrimob Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan karakter generasi muda.
( Alfian )




