Pemalang,- jurnalpolisi.id
13 Juni 2026 — Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Pada tahun anggaran 2026 ini, Kabupaten Pemalang berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penghargaan ini diserahkan secara resmi di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah dan diterima langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Predikat WTP merupakan peringkat tertinggi yang diberikan BPK kepada instansi pemerintah yang dinilai telah menyusun dan menyajikan laporan keuangan secara wajar dalam semua hal yang material. Penilaian ini didasarkan pada kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, penerapan sistem pengendalian intern yang memadai, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keberhasilan meraih predikat ini bukanlah hal yang mudah, melainkan hasil dari kerja keras, komitmen bersama, serta pengawasan ketat yang dilakukan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Penghargaan ini bukan milik pribadi, melainkan milik seluruh warga Kabupaten Pemalang, seluruh perangkat daerah, serta mitra kerja yang senantiasa mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. Ini menjadi bukti bahwa kepercayaan publik dapat dijaga melalui pengelolaan keuangan yang jujur, terbuka, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa predikat WTP ini tidak menjadikan alasan untuk berpuas diri, melainkan sebagai tantangan dan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. “Kami akan menjaga dan mempertahankan predikat ini, bahkan berusaha meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar setiap rupiah yang dikelola dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Pemalang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya menyatakan bahwa pencapaian Kabupaten Pemalang patut diapresiasi. Menurutnya, predikat WTP mencerminkan tingginya tingkat akuntabilitas dan transparansi yang menjadi syarat utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. “Pengelolaan keuangan yang baik adalah fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan. Semoga pencapaian ini dapat dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Tengah,” tuturnya.
Dengan diraihnya penghargaan WTP 2026 ini, Kabupaten Pemalang semakin memperkuat citra sebagai daerah yang memiliki tata kelola pemerintahan yang andal. Kepercayaan yang diberikan oleh BPK ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi dukungan pembangunan, baik dari pemerintah pusat maupun pihak swasta, sehingga visi mewujudkan Pemalang yang maju, mandiri, dan sejahtera dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
(Eddy Sudarto)