KUTAI TIMUR jurnalpolisi.id
Di tengah ancaman banjir dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, personel gabungan TNI-Polri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur tetap bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir.
Meski hujan deras disertai petir terus mengguyur kawasan tersebut, proses distribusi bantuan kepada warga di sejumlah desa berhasil diselesaikan dengan aman. Bantuan yang disalurkan berupa sembako, makanan siap saji, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya bagi warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menghadapi medan yang cukup berat.
Sejumlah akses jalan desa masih terendam banjir, sementara cuaca buruk disertai suara guntur dan kilatan petir terus membayangi aktivitas personel di lapangan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat aparat dan petugas BPBD untuk memastikan bantuan sampai langsung kepada masyarakat.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, memberikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang tetap bekerja maksimal di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami. Meski situasi di lapangan cukup berat dengan hujan dan petir yang terus terjadi, personel TNI-Polri bersama BPBD tetap berupaya hadir memberikan bantuan dan pelayanan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila membutuhkan bantuan darurat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kutai Timur, Sulastin, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh proses penyaluran bantuan dapat diselesaikan dengan baik meski kondisi cuaca masih belum stabil.
“Alhamdulillah penyaluran bantuan selesai hari ini, meski cuaca masih disertai guntur,” kata Sulastin usai kegiatan distribusi bantuan.
Selain menyalurkan bantuan logistik, tim gabungan juga melakukan pemantauan debit air serta membantu warga yang masih bertahan di rumah-rumah terdampak genangan banjir.
Kehadiran aparat TNI-Polri dan petugas BPBD di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi warga yang sedang menghadapi musibah banjir.
Hingga saat ini, kondisi banjir di sejumlah desa di Kecamatan Muara Wahau dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, aparat gabungan tetap disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut dan sekitarnya.
( Alfian )