TULUNGAGUNG – jurnalpolisi.id
Balai Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung dipadati puluhan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Bono dalam kegiatan Yasinan rutin tingkat desa, Minggu (24/05/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Pengajian Yasinan yang digelar setiap selapan sekali atau 36 hari menurut penanggalan Jawa itu kali ini bertepatan dengan agenda BHP-RD (Badan Hipun Pemusyawaratan – Rapat Desa) tahun 2026. Kolaborasi kegiatan keagamaan dan agenda desa tersebut dinilai mampu memperkuat sinergi antara tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat.
Sejak pagi hari, suasana Balai Desa Bono tampak religius dengan hadirnya sekitar 80 jamaah Muslimat dari berbagai lingkungan desa. Para peserta kompak mengenakan seragam hijau khas Muslimat NU dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan Desa Bono. Lantunan ayat suci dan zikir yang menggema di balai desa menambah suasana syahdu dalam kegiatan tersebut.
Ketua Muslimat NU Ranting Bono dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kerukunan antarwarga serta aktif mendukung program pembangunan desa. Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam membentuk keluarga dan generasi muda yang berakhlakul karimah.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga,” ujarnya di hadapan jamaah.
Pelaksanaan Yasinan Muslimat NU selama ini dilakukan secara bergilir dari satu RW ke RW lainnya sebagai bentuk pemerataan dan memperkuat kebersamaan warga. Namun pada kesempatan kali ini, Balai Desa Bono dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semangat religius dan gotong royong masyarakat Desa Bono semakin kuat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis dan sejahtera.