Balikpapa jurnalpolisi.id
Jajaran kepolisian dari Polresta Balikpapan melalui Polsek Balikpapan Timur melaksanakan pengamanan kegiatan pemberangkatan jamaah calon haji Kloter 11 gabungan asal Provinsi Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur di Asrama Haji Kelas I Balikpapan, Selasa (12/5/2026) dini hari.
Kegiatan pengamanan berlangsung sejak pukul 02.00 hingga 04.15 WITA di Aula Jabal Nur Asrama Haji, yang menjadi titik awal rangkaian keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci.
Sebanyak 360 jamaah calon haji tergabung dalam Kloter 11, termasuk empat orang petugas kloter. Rinciannya terdiri dari 139 jamaah pria dan 221 jamaah wanita.
Jamaah tersebut berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Tengah, seperti Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Tolitoli, dan Kota Palu, serta tambahan dari Kalimantan Timur meliputi Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara.
Rombongan jamaah diberangkatkan dari Asrama Haji Balikpapan menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan menggunakan 10 unit bus Damri, termasuk satu unit bus cadangan. Seluruh perjalanan mendapatkan pengawalan ketat dari personel Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan guna memastikan keamanan dan kelancaran arus perjalanan.
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 4111 lepas landas menuju Jeddah pada pukul 06.50 WITA.
Kapolsek Balikpapan Timur melalui laporan resminya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar berkat sinergi pengamanan yang dilakukan oleh personel gabungan, termasuk petugas dari Polda Kalimantan Timur.
Dalam kloter ini juga tercatat sebanyak 66 jamaah lanjut usia (lansia) serta 13 jamaah yang menggunakan kursi roda, yang mendapatkan perhatian khusus selama proses pemberangkatan.
Namun demikian, terdapat enam jamaah calon haji yang batal dan tunda berangkat dikarenakan kondisi kesehatan, di antaranya mengalami gangguan paru-paru, pneumonia, hingga gangguan jantung. Sementara dua orang lainnya menunda keberangkatan sebagai pendamping jamaah yang sakit dan akan diberangkatkan pada kloter berikutnya.
Selain itu, terdapat enam jamaah mutasi masuk dari Kloter 6 dan Kloter 8 yang bergabung ke dalam Kloter 11 Embarkasi Balikpapan.
Pihak kepolisian memastikan pengamanan kegiatan ini dilakukan secara maksimal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jamaah calon haji.
“Seluruh rangkaian kegiatan pemberangkatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Perkembangan selanjutnya akan terus kami laporkan,” demikian disampaikan dalam laporan resmi Kapolsek Balikpapan Timur.
Pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, khususnya pada fase pemberangkatan jamaah menuju Tanah Suci.
(. Alfian )