Kutai Kartanegara. jurnalpolisi.id
Ribuan masyarakat memadati Lapangan Bola Desa Ritan Baru, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam gelaran Festival Budaya Mecaq Undat 1000 Lu yang berlangsung khidmat dan meriah, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang merupakan agenda tahunan masyarakat Dayak Kenyah di Desa Tukung Ritan dan Ritan Baru tersebut digelar sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah, sekaligus mempererat nilai kebersamaan dan gotong royong antar warga.
Untuk memastikan kelancaran acara, personel Polsek Tabang diterjunkan melakukan pengamanan di seluruh rangkaian kegiatan. Aparat kepolisian bersinergi dengan Koramil Tabang dan Linmas setempat guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Tabang, Iptu Yohan Lihu, melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran Polri bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.
“Kami bersama TNI dan Linmas memastikan seluruh rangkaian festival berjalan tertib dan lancar. Ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap pelestarian budaya lokal yang memiliki nilai luhur,” ujarnya.
Sekitar 700 warga dan tamu undangan turut memadati lokasi acara. Festival secara resmi dibuka dengan prosesi pemukulan gong, yang dihadiri Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, para kepala desa, tokoh adat se-Kecamatan Tabang, serta perwakilan perusahaan di wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan adat Ngelekok dan tarian tradisional Sun Bulak yang memukau para tamu. Puncak acara ditandai dengan prosesi Mecaq Undat, di mana masyarakat bersama-sama menumbuk beras sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Selain sebagai ungkapan syukur pascapanen, festival ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha dalam mendukung pelestarian serta pengembangan kebudayaan daerah.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran kekayaan budaya lokal di wilayah hulu Mahakam, sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Kutai Kartanegara di tingkat nasional.
( Alfian )