BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro secara resmi melepas kontingen judo dan bela diri Polri Polda Kaltim yang akan berlaga pada Turnamen Kapolri Cup 2026 di Samarinda, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan pelepasan berlangsung dengan didampingi Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol. Aloysius Suprijadi. Sebanyak 51 personel diberangkatkan, terdiri dari 23 atlet judo, 16 atlet bela diri Polri, serta 12 official. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 Mei 2026.
Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa seluruh atlet yang terpilih merupakan personel terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat serta mempertimbangkan kesiapan fisik dan mental.
“Saudara-saudara adalah personel terpilih yang akan membawa nama baik Polda Kaltim. Tentunya telah melalui tahapan seleksi yang ketat,” ujar Irjen Pol. Endar Priantoro.
Ia juga mengingatkan bahwa para atlet tidak hanya bertanding sebagai individu, tetapi sebagai representasi institusi. Oleh karena itu, mereka diminta menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti kejuaraan.
“Saudara hadir sebagai representasi Polda Kaltim. Jaga nama baik kesatuan dengan menunjukkan sikap santun, ramah sebagai tuan rumah, namun tetap tangguh sebagai petarung,” tegasnya.
Kapolda berharap keikutsertaan dalam turnamen ini dapat meningkatkan kemampuan teknis bela diri yang akan menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas serta profesionalisme selama bertanding.
Selain itu, para atlet diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dan mental menjelang pertandingan, termasuk memperhatikan pola istirahat, asupan nutrisi, dan fokus selama persiapan.
“Bertandinglah dengan teknik yang benar sesuai standar untuk menghindari cedera.
Jaga kondisi hingga hari pertandingan agar mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Polda Kaltim,” pesannya.
Turnamen Kapolri Cup 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan kemampuan atlet Polri, serta memperkuat soliditas dan profesionalisme personel dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
( Alfian )