Balikpapan – jurnalpolisi.id
Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur memperketat pengamanan di objek vital nasional Pertamina Patra Niaga Balikpapan, Senin sore (4/5/2026), sebagai langkah antisipasi terhadap rencana aksi unjuk rasa sopir truk.
Personel dikerahkan untuk melakukan patroli intensif dan siaga di area distribusi energi guna memastikan operasional tetap berjalan lancar serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pengamanan dipimpin oleh Ipda Harmoko, dengan fokus pada sterilisasi area dan pemantauan situasi di sekitar lokasi objek vital yang menjadi salah satu pusat distribusi bahan bakar di wilayah Kalimantan Timur.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengamanan objek vital merupakan prioritas utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan daerah.
“Kehadiran Detasemen Gegana di Pertamina Balikpapan adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap aset negara yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami mengedepankan pendekatan preventif agar penyampaian aspirasi tetap berjalan sesuai koridor hukum tanpa mengganggu distribusi energi,” ujarnya.
Ia menambahkan, prinsip “Gegana Presisi untuk Masyarakat” menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas guna memastikan keamanan sekaligus kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa seluruh personel telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengedepankan komunikasi yang baik di lapangan.
“Kami memantau situasi secara real-time untuk memastikan tidak ada tindakan anarkis maupun upaya pemblokiran jalan yang dapat merugikan kepentingan umum,” katanya.
Hingga sore hari, situasi di kawasan Pertamina Patra Niaga Balikpapan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aparat kepolisian juga terus berkoordinasi lintas fungsi guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur.
( Alfian )