BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Kota Balikpapan menjadi tuan rumah ajang bergengsi National Karate Championship Piala Menteri Pertahanan Republik Indonesia 2026 yang resmi dibuka di Gedung Dome Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Jumat (1/5/2026).
Pembukaan kejuaraan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Timur sekaligus Ketua FORKI Kaltim, Seno Aji, Ketua Panitia Mayor Cke (K) Suryani Panjaitan, Ketua INKADO Balikpapan Muslimin Amin, Asisten I Setda Kota Balikpapan Zulkifli, perwakilan Lanud Dhomber Letkol Pnb Afiono, serta perwakilan Kapolresta Balikpapan yang diwakili Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit.
Selain itu, hadir pula Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal, unsur TNI/Polri, para wasit dan juri, serta ratusan atlet dan official dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan rangkaian seremoni pembukaan, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan ketua panitia, pembacaan janji wasit dan atlet, hingga sambutan Ketua FORKI Kalimantan Timur yang sekaligus membuka kejuaraan secara resmi dengan pemukulan gong.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Ia menilai ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan membangun karakter generasi muda.
“Kejuaraan ini memiliki makna strategis karena melibatkan berbagai kategori, mulai dari open tournament, mahasiswa, TNI/Polri hingga debutan. Ini menunjukkan pembinaan olahraga karate dilakukan secara berjenjang dan inklusif,” ujarnya.
Seno Aji juga berharap dari kejuaraan tersebut akan lahir atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental juara, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Ia turut mengingatkan para atlet untuk bertanding dengan menjunjung tinggi nilai fair play, serta meminta wasit dan juri menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas demi terciptanya pertandingan yang berkualitas.
Kejuaraan karate tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (2/5/2026). Babak penyisihan telah dimulai sejak pagi hari sebelum pembukaan dan akan terus berlanjut hingga malam hari.
Ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang bertujuan menjaring atlet karate terbaik dari berbagai daerah sekaligus memperkuat pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan semangat kebangsaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
( Alfian )