PENAJAM PASER UTARA – jurnalpolisi.id
Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (Polres PPU) mengintensifkan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring perubahan cuaca menuju musim panas.
Patroli yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) tersebut menyasar sejumlah titik rawan, mulai dari kawasan permukiman, lahan kosong, hingga area perkebunan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Dalam kegiatan itu, personel Satuan Samapta Polres PPU aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar yang berisiko memicu kebakaran meluas serta menimbulkan kabut asap.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga mengedukasi masyarakat secara humanis terkait dampak buruk karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Samapta AKP Wiji Santoso menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan imbauan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam menekan potensi karhutla saat musim panas mulai melanda.
“Memasuki perubahan musim panas, potensi kebakaran lahan cukup tinggi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” ujar AKP Wiji Santoso.
Ia menegaskan, selain merusak lingkungan, praktik pembakaran lahan juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan akibat kabut asap serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.
Dalam patroli tersebut, petugas turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di area kering serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan.
Kegiatan patroli KRYD yang dilaksanakan secara rutin tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang mendukung langkah Polres PPU dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.
Melalui patroli intensif dan pendekatan humanis, Polres PPU berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga wilayah Penajam Paser Utara tetap aman, nyaman, serta terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
( Alfian )