BONTANG – jurnalpolisi.id
Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang periode 2026–2029 menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, dan kepolisian guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Gedung Auditorium 3 Dimensi, Sabtu (2/5/2026), dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para jurnalis dari berbagai media.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam, perwakilan Kapolres Bontang melalui Kasi Humas AKP Dani Purwantoro, perwakilan Kodim 0908/Bontang Letda Inf M. Hosen, Ketua Bawaslu Bontang Aldy Artrian, Kepala BNNK Bontang Lulyana Ramdhani, serta Ketua PWI Provinsi Kalimantan Timur Abdurrahman Amin.
Ketua PWI Kota Bontang terpilih, Muhammad Kusnadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis sebagai penjaga nalar publik di tengah derasnya arus informasi, termasuk dalam menangkal penyebaran hoaks.
“Wartawan tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab memastikan setiap informasi yang diterima masyarakat berlandaskan fakta dan menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Bontang melalui Kasi Humas AKP Dani Purwantoro menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan insan pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polri bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, sedangkan pers berperan menyampaikan informasi yang benar kepada publik. Sinergi ini penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa pers memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang edukatif dan terpercaya.
“Di tengah derasnya arus informasi, pers yang profesional dan berintegritas menjadi penuntun masyarakat dalam memahami fakta. Kami berharap PWI Bontang terus menjaga independensi dan akurasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kota,” katanya.
Dengan pelantikan kepengurusan baru ini, diharapkan kolaborasi antara jurnalis, pemerintah, dan aparat keamanan semakin solid. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan informasi berkualitas sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara di Kota Bontang.
( Alfian )