Kutai Barat – jurnalpolisi.id
Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok, Tim Satgas Pangan Polres Kutai Barat bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan pengecekan stok dan harga sembako di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Rabu (4/2/2026) siang.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.40 WITA tersebut menyasar sejumlah toko sembako di Kecamatan Barong Tongkok, di antaranya Toko Undi Pore dan Toko B’Angel yang berlokasi di Kelurahan Simpang Raya, serta Toko Aditya dan Toko Berkat Usaha di Pasar Maleo Baru.
Pengecekan dipimpin langsung oleh Tim Satgas Pangan Polres Kutai Barat dan dihadiri oleh perwakilan Polres Kutai Barat, antara lain Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam, serta unsur pemerintah daerah dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi, dan DPMPTSP Kabupaten Kutai Barat.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, dan bawang putih. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa secara umum stok sembako di tingkat pedagang masih tersedia dan harga relatif stabil sesuai harga pasaran.
Kasat Intelkam Polres Kutai Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan barang maupun lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran. Selain itu, pengecekan langsung ke toko dan pasar bertujuan memperoleh data riil di lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan apabila ditemukan indikasi gangguan distribusi atau spekulasi harga.
“Melalui koordinasi lintas instansi, diharapkan rantai pasok sembako di Kabupaten Kutai Barat tetap berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tim Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, khususnya menjelang momen-momen tertentu yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga bahan pokok.
( Alfian )