Padang lawas utara, – jurnalpolisi.id
lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kilometer 22-23 jurusan Gunungtua Padangsidimpuan, tepatnya di Desa Pamuntaran, Dusun Siholbung, Kecamatan Padangbolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (3/2/2026) pagi.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit minibus Mitsubishi Colt L300 dan sebuah truk Fuso Hino yang melaju dari arah berlawanan. Akibat kecelakaan itu, tujuh orang dilaporkan mengalami luka-luka, dua di antaranya menderita luka berat.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tapanuli Selatan, IPTU James Sihombing, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi saat minibus Colt L300 bernomor polisi BK 1371 GU yang dikemudikan MIS (57) melaju dari arah Padangsidimpuan menuju Gunungtua.
Setibanya di tikungan Nabundong, kendaraan tersebut diduga melebar ke kanan badan jalan dan bertabrakan dengan truk Fuso Hino bernomor polisi B 9717 SYU yang datang dari arah berlawanan.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara satu unit minibus Colt L300 BK 1371 GU kontra satu unit truk Fuso Hino B 9717 SYU. Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, minibus diduga hilang kendali di tikungan sehingga masuk ke jalur kanan dan menabrak truk dari arah berlawanan,” ujar IPTU James Sihombing.
Akibat benturan keras tersebut, pengemudi dan seluruh penumpang minibus mengalami luka-luka. Dua korban dengan kondisi luka berat telah dirujuk ke Rumah Sakit TNI Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara lima penumpang lainnya yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas.
IPTU James menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Unit Laka Lantas Polsek Padangbolak, Polres Tapanuli Selatan, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau para pengendara, khususnya sopir angkutan umum, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Gunungtua Padangsidimpuan, terutama di kawasan tikungan Nabundong yang dikenal rawan kecelakaan.
“Kami mengingatkan seluruh pengendara agar memperhatikan batas kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengutamakan keselamatan. Jalur di wilayah Paluta, khususnya Nabundong, memiliki banyak tikungan tajam sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi,” pungkasnya.
(P.Harahap)