Muratara– jurnalpolisi.id
Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,Polsek Karang Dapo Polres Musi Rawas Utara melaksanakan kegiatan BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri) dengan fokus pada revitalisasi jembatan besi di Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai Senin,27 April 2026 hingga Selasa,28 April 2026 sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., serta Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama,S.H.,S.I.K., M.H.
Rabu,(29/4/2026) Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Karang Dapo Ipru Khoiril Hambali,S.H.,didampingi Kanit Reskrim Ipda Ronaldo William Maximus,S.Trk., M.H., bersama personel Polsek Karang Dapo.
Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama,.H.,S.Ik.,M.H saat dimintai keterangan oleh awak media Jurnal Polisi News melalui Kapolsek Karang Dapo Iptu Khoriil Hambali,S.H., didampingi Kasi Humas Polres Muratara Ipda Muhammad Aliudin,S.H mengatakan bahwa pekerjaan yang dilakukan penambahan serta pengelasan besi di sisi kiri dan kanan jembatan guna meningkatkan keamanan bagi pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain itu, dilakukan pengecatan jembatan dengan warna merah putih sebagai bagian dari program Jembatan Merah Putih yang sejalan dengan semangat nasionalisme.
Tidak hanya itu, personel juga melakukan pembersihan rumput liar di sekitar area jembatan sehingga lingkungan menjadi lebih bersih,rapi, dan nyaman.
Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas tetap diatur oleh personel kepolisian. Meski sempat terjadi keterlambatan perjalanan, situasi tetap aman dan terkendali tanpa adanya kecelakaan lalu lintas,Warga setempat pun menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
Mereka menilai revitalisasi jembatan ini sangat bermanfaat dalam mencegah risiko kecelakaan sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian melalui semangat gotong royong.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, tandasnya,(Dedi).