Muratara – jurnalpolisi.id
Guna memenuhi kebutuhan tenaga medis yang ahli di bidangnya maka Direktur Rumah Sakit Daerah Rupit mengadakan rekruitment pegawai sesuai dengan tenaga medis yang dibutuhkan saat ini.
Rabu,(04/2026),Adapun seleksi calon pegawai Non Aparatur Sipil Negara/PPPK tersebut dilaksanakan di RSUD Rupit pada Senin,02 Februari 2026 kemarin,adapun jenis seleksi meliputi seleksi berkas,dan wawancara langsung.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Rupit dr.Ladona Siantur,M.Km saat diwawancarai awak media Jurnal Polisi News diruang kerjanya menyampaikan bahwa seleksi calon Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Rupit dilakukan mengingat kebutuhan tenaga medis sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah Rupit ini.
Kami tau bahwa tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer disetiap instansi mengingat keterbatasan Anggaran Belanja Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara,tapi disisi lain juga pelayanan kepada publik itu utama maka dengan pertimbangan matang oleh bergai pihak terkait,kami mengadakan seleksi calon pegawai non ASN/PPPK, untuk mekanisme penggajian mereka diusulkan melalui dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Rupit tahun anggaran 2026,Ujarnya.”
Lebih lanjut dr Dona memaparkan adapun tenaga medis yang kita butuhkan di Rumah Sakit Umum Daerah Rupit saat ini diantaranya,tenaga dokter umum,Apoteker,Nakes,Farmasi,dll, pelaksanaan seleksi ini dimulai pada hari Senin,tanggal 02 Februari 2026 dari pukul 08.00 wib s/d selesai.
Mekanisme seleksi ada tiga tahap,yaitu tahap seleksi berkas,sistem gugur dan wawancara,untuk tim penguji kami menyadur dari berbagai pihak baik dari BKN maupun dari Rumah Sakit Umum Daerah Rupit sendiri,hingga saat ini para pendaftar lebih kurang 230 orang.
Melalui rekrutmen Pegawai non ASN/PPPK ini saya berharap mendapatkan tenaga yang benar-benar bermutu dan kompeten dibidangnya,sehingga pelayanan di RSUD Rupit ini makin berkualitas,seerta memberikan kepuasan kepada publik,tutupnya”
(Dedi)