Aceh Timur — Jurnalpolisi.id
Kolaborasi lintas pihak antara Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Medco E&P Malaka, pemerintah kecamatan, serta masyarakat terus diperkuat guna memastikan keberadaan industri hulu migas memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan warga.
Eksternal dan Sekuriti BPMA, Muhammad Irham, menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendukung program-program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci agar sektor hulu migas tidak hanya berkontribusi secara ekonomi, tetapi juga sosial.
Hal senada disampaikan Camat Indra Makmu, Irwansyah Panjaitan. Ia mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan karena dinilai mampu membentuk karakter generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan dan keberanian anak, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan serta karakter generasi muda,” ujarnya.
Di bidang kesehatan, Medco E&P Malaka menyalurkan sekitar 1.600 paket makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan menyusui, balita, serta lansia. Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan kader posyandu di desa-desa sekitar, serta dilengkapi dengan sosialisasi kesehatan dan pemeriksaan gratis.
Keuchik Desa Alue Ie Mirah, Romi Syahputra, menjelaskan bahwa program ini sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak,” ungkapnya.
Selain itu, partisipasi pekerja Medco E&P juga menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sosial. Mereka turut berkontribusi melalui pembagian lebih dari 1.300 paket takjil dan 1.600 paket makanan berbuka puasa, serta penyaluran zakat dan wakaf.
Bantuan tersebut juga mencakup pembangunan fasilitas air bersih serta perbaikan masjid di sejumlah desa yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Sementara itu, Medco E&P Malaka juga menerima kunjungan silaturahmi dari organisasi masyarakat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Aceh Timur. Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (27/2) tersebut dipimpin oleh Ketua Umum BKPRMI Aceh Timur, Tgk Muhammad Ishak.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perusahaan, masyarakat, dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di wilayah Aceh Timur.
(Zainal)