KUTAI TIMUR jurnalpolisi.id
Tiga pemancing berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat dihantam gelombang di perairan Pantai Kenyamukan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (15/4/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WITA saat para korban dalam perjalanan kembali ke daratan usai memancing. Cuaca buruk disertai gelombang tinggi menyebabkan perahu kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik di tengah laut.
Ketiga korban diketahui bernama Ifandi (33), warga Desa Singa Gembara, Arista Sufianto (27), warga Desa Teluk Lingga, dan Muhammad Ismail (35), warga Desa Singa Gembara. Seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Informasi kejadian pertama kali dilaporkan oleh warga yang berada di sekitar pantai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Timur langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Proses penyelamatan dilakukan bersama personel Polair Polda Kaltim dan TNI Angkatan Laut. Ketiga korban beserta perahu yang terbalik berhasil dievakuasi dan selanjutnya diamankan di Pos Satpolairud.
Kepala Satuan Polairud Polres Kutai Timur AKP Sudarwanto mengatakan, kecepatan respons anggota di lapangan menjadi faktor utama keberhasilan penyelamatan.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Alhamdulillah seluruh korban berhasil diselamatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, insiden tersebut dipicu oleh kondisi cuaca yang kurang bersahabat dengan gelombang laut yang cukup tinggi.
Satpolairud Polres Kutai Timur mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari risiko kecelakaan di perairan.
Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di wilayah perairan.
( Alfian )