BANDUNG, jurnalpolisi.id
11 April 2026 – Musyawarah Wilayah (MUSWIL) VI Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat resmi berakhir dengan menetapkan kembali Drs. Harry Maksum, M.H. sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2026-2029. Keputusan ini diambil secara aklamasi dalam Sidang Pleno IV yang dihadiri oleh seluruh delegasi Pengurus Daerah (PD) dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di Grand Pasundan Convention Hotel, Bandung. Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Harry Maksum menunjukkan soliditas internal organisasi dan apresiasi atas kepemimpinan beliau yang dinilai berhasil membawa MES Jawa Barat menjadi mitra strategis pemerintah dan otoritas keuangan selama periode pertama.
Dalam sambutan perdananya pasca ditetapkan kembali, Harry Maksum menyampaikan rasa terima kasih atas amanah berkelanjutan yang diberikan oleh para pengurus daerah. Beliau menegaskan komitmennya untuk meneruskan fondasi yang telah dibangun selama ini, terutama dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput. “Amanah dua periode ini adalah tanggung jawab besar untuk memastikan agenda-agenda besar yang telah kita mulai tidak terhenti. Fokus utama kami tetap pada akselerasi ekonomi syariah di sektor riil dan memastikan MES Jawa Barat menjadi garda terdepan dalam implementasi ekonomi hijau (green economy) yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Harry.
Sebagai langkah awal kepengurusan periode 2026-2029, Harry Maksum bersama Tim Formatur akan segera menyusun struktur fungsionaris yang adaptif dan profesional. Dukungan dari mitra strategis seperti Zurich Syariah, BJB Syariah, dan LPDB KUMKM diharapkan terus mengalir untuk menyukseskan program kerja yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan berakhirnya Muswil VI ini, MES Jawa Barat siap memasuki babak baru kepemimpinan yang lebih berkelanjutan, menjaga budaya kekeluargaan organisasi, dan tetap teguh berkhidmah untuk penguatan ekonomi syariah di tanah Pasundan.
(Tanjung Hamirzen)