Tanggamus– jurnalpolisi.id
Siapa Yang Tau Musibah Akan Datang Dan Siapa Yang Mau Musibah Melanda, terkait hebohnya pemberitaan dan unggahan para netizen di Media sosial mengenai KM.kapal motor Kurnia indah yang tiba-tiba macet dan mengambang di laut semangka tujuan Limus Tampang kecamatan pematang Sawa kabupaten Tanggamus provinsi Lampung Beberapa hari yang lalu Timbul Perbincangan dan unggahan para netizen FB Yang sangat memperihatinkan/Minggu/12/04/2026
Helmi Efendi warga pekon Tampang Muda sungguh memprihatinkan setelah sampot kapten KM kapal motor Kurnia indah menghubungi dirinya dan bercerita tentang adanya kapal motor yang tiba-tiba macet dan juga tidak ada yang dirugikan dalam kronologi tersebut,
Munutnya, saya sungguh menyayangkan terkait unggahan teman teman di media sosial itu, dan menurut saya tidak ada kaitannya dengan adanya harapan kita semua untuk jalan tembus yang ada di sembilan pekon ini seperti jalan dari way Nipah menuju pekon Tampang Tua tersebut, jelasnya
Tambahnya, terkait adanya jalan tembus tersebut memang menjadi prioritas dan harapan kita bersama namun tidak ada kaitannya dengan kapal motor yang tiba-tiba berubah menjadi macet yang kita tidak tahu apa penyebabnya dan siapa yang mau musibah akan datang apalagi yang membawa kapal motor tersebut adalah orang kita sendiri seperti sampot kapten KM kapal motor tersebut dia adalah asli orang tampang barang tentu diapun tidak mau musibah itu akan terjadi, ungkapnya
Dilain waktu,sampot kapten KM.kapal motor Kurnia indah menghubungi awak media ini terkait adanya unggahan yang mereka tidak tau pasti apa penyebabnya dan mereka tidak tau jelas, rute penyebrangan apakah kapal motor tersebut rute khusus Kotaagung menuju Limus tampang saya sendiri terkejut melihat dan mendengar para netizen FB maupun pemberitaan terkait adanya kapal motor tersebut pedehal itu jelas jelas musibah dan saya sendiri tidak mau juga terjadi seperti itu,katanya
Apalagi seperti penumpang yang ikut kapal tersebut banyak orang orang kita yang memang satu kampung halaman dengan saya tidak mungkin saya tidak mencari pertolongan dan saya juga yang minta bantuan dengan KM.kapal motor sumber rezeki tersebut dan ongkos para penumpang saya berikan sesuai rute Kotaagung Limus Tampang, ungkapnya
Maka dari itu semoga kita semua peka dan perlu di telusuri kebenarannya terlebih dahulu sebelum mengunggah yang belum jelas beritanya so,al mengalami kemacetan bukan hanya kapal motor kami saja yang sering mengalami tiba-tiba berubah mecet di tengah lautan melaluinkan tanfa terkecuali,dan tidak ada kaitannya dengan adanya harapan kita semua di pekon ujung pematang Sawa bagian selatan ini, tutupnya
(Helmi)