Samarinda jurnalpolisi.id
Kesiapsiagaan personel Satuan Brimob Polda Kaltim dalam menghadapi situasi darurat kembali teruji saat si jago merah melanda salah satu pusat niaga otomotif di Kota Samarinda. Pada Minggu (12/04/2026) sore, Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor Samarinda yang dipimpin oleh Brigpol Eringga Nova dikerahkan untuk melakukan penanganan kebakaran di Dealer Yamaha yang berlokasi di Jalan P. Antasari RT. 01, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu. Kebakaran yang terjadi pada pukul 16.30 WITA ini langsung direspons dengan cepat oleh personel Brimob yang bahu-membahu bersama petugas pemadam kebakaran setempat untuk mengisolasi titik api. Beruntung, berkat aksi tanggap di lapangan, api tidak sempat meluas ke bangunan sekitar dan dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Meskipun api berhasil dipadamkan dengan relatif cepat, musibah ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup signifikan, di mana sebanyak 7 unit sepeda motor yang berada di lokasi hangus terbakar. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib, namun dugaan sementara mengarah pada adanya korsleting pada salah satu aki motor yang tersimpan di dalam area dealer. Kabagops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menyatakan bahwa kehadiran tim Respon Bencana di lokasi merupakan bentuk kewaspadaan tinggi terhadap segala ancaman keselamatan di wilayah perkotaan. “Prioritas kami adalah perlindungan terhadap nyawa dan aset masyarakat. Kami mengimbau para pemilik usaha untuk lebih teliti dalam melakukan pengecekan berkala terhadap keamanan komponen listrik dan kendaraan di lingkungan kerja guna menghindari insiden serupa,” jelas AKP Nugroho Widihyanto.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan kebakaran ini adalah wujud nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa kecepatan merespons bencana adalah harga mati dalam memberikan pelayanan publik. “Brimob akan selalu hadir sebagai garda terdepan di tengah kesulitan rakyat. Kehadiran tim kami sore ini membuktikan bahwa kami selalu dalam posisi siap sedia menghadapi situasi darurat kapan pun dibutuhkan. Teruslah mengabdi dengan ketulusan hati karena keselamatan warga adalah prioritas tertinggi bagi korps. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
( Alfian )