TULUNGAGUNG – jurnalpolisi.id
Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam momentum Syawal 1447 Hijriah yang dirangkai dengan penyampaian program kerja serta pengantar purna tugas Plt Kepala Dinas, Sukowinarno, pada Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di sektor pendidikan di Kabupaten Tulungagung.
Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator Wilayah UPASP se-Kabupaten Tulungagung, para kepala SMP negeri, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), serta sejumlah undangan dari lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya, Sukowinarno menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum penting untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan.
“Momentum ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sekolah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan pendidikan. Tidak hanya sebagai tempat belajar, sekolah juga dituntut mampu menghadirkan layanan yang prima bagi peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Dalam upaya meningkatkan kinerja, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pendidikan diharapkan menjunjung tinggi nilai dasar BerAKHLAK serta adaptif terhadap transformasi budaya kerja. Penerapan sistem kerja fleksibel melalui Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) juga menjadi bagian dari langkah peningkatan profesionalisme dan tanggung jawab aparatur.
Sejalan dengan itu, Dinas Pendidikan terus mendorong percepatan digitalisasi layanan. Optimalisasi website resmi dan media sosial dilakukan agar masyarakat dapat mengakses layanan pendidikan secara lebih mudah dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor.
Selain itu, implementasi platform SRIKANDI juga mulai diterapkan secara bertahap hingga ke tingkat satuan pendidikan guna mendukung sistem persuratan elektronik yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Sukowinarno yang telah menjabat selama kurang lebih tiga bulan juga mengajak seluruh jajaran, mulai dari tingkat koordinator wilayah hingga satuan pendidikan, untuk terus memperkuat kolaborasi demi kelancaran birokrasi dan peningkatan mutu pendidikan di Tulungagung.
Penguatan layanan pendidikan turut didukung dengan kehadiran sebanyak 2.492 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang diharapkan menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan.
Pada momen yang sama, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sukowinarno, S.H. atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas hingga memasuki masa purna tugas.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang merata, profesional, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di era digital yang semakin dinamis.