Samarinda – jurnalpolisi.id
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keselamatan pelayaran dan pengamanan objek vital, Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda menghadiri Ceremony Pemancangan Proyek Perbaikan Dolphin dan Fender Jembatan Mahakam, yang dilaksanakan pada Jumat (30/01) pukul 08.30 WITA di Workshop Jalan Untung Suropati, Kota Samarinda. Kegiatan ini menandai dimulainya langkah strategis dalam memperkokoh struktur jembatan yang menjadi urat nadi transportasi di Kalimantan Timur.
Perbaikan dolphin (tiang pancang pengaman) dan fender (bantalan pengaman) merupakan upaya krusial untuk melindungi pilar Jembatan Mahakam dari potensi benturan kapal sekaligus meningkatkan standar keselamatan pelayaran di alur Sungai Mahakam. Mengingat pentingnya proyek tersebut, sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor turut hadir guna memastikan sinergi berjalan optimal.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Dinas Perhubungan, KSOP Samarinda, Distrik Navigasi, Pelindo, Satpolairud Polresta Samarinda, serta Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda yang diwakili oleh Kanit Reskrim Ipda Zaqi Ur Rahman, S.H. Kehadiran personel Polresta Samarinda menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan aman dan kondusif.
Dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Yusuf, S.H., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polsek Kawasan Pelabuhan merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset negara sekaligus menjamin kelancaran aktivitas pelayaran dan ekonomi masyarakat.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis pemerintah. Kami mendukung penuh perbaikan ini demi terciptanya keselamatan pelayaran yang lebih baik serta situasi kamtibmas yang kondusif di sekitar objek vital Jembatan Mahakam,” tegas Kompol Yusuf.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi maritim ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan pemancangan perdana berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kolaborasi.
Dengan perbaikan tersebut, risiko kecelakaan kapal di alur Sungai Mahakam diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalur perairan di bawah jembatan kebanggaan masyarakat Samarinda.
( Alfian )