Semarang jurnalpolisi.id
Polda Jateng, Kota Semarang | Menjelang rangkaian ibadah Paskah, Polda Jawa Tengah dan polres jajaran mengintensifkan kegiatan sterilisasi di sejumlah gereja guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, Jumat (3/4/2026).
Di Kota Semarang, kegiatan sterilisasi dilakukan oleh Polrestabes Semarang dengan melibatkan Unit K9 Perintis serta personel Gegana Brimob. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh, mulai dari area dalam gereja hingga lingkungan sekitar, untuk memastikan lokasi ibadah bebas dari potensi gangguan keamanan.
Selain menggunakan anjing pelacak, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang mencurigakan serta titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi jemaat.
Selain penyisiran dengan Unit K9, kegiatan sterilisasi ini juga dilaksanakan secara serentak di 35 Polres jajaran Polda Jawa Tengah dengan melibatkan Tim Gegana dari Kompi Brimob setempat, serta stakeholder terkait dan pengurus gereja setempat. Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelancaran dan kekhusyukan ibadah Paskah.
Dalam pelaksanaannya, sterilisasi dilakukan oleh 6 tim Gegana dari Satbrimob Polda Jateng yang tersebar di berbagai wilayah. Tim Gegana tersebut masing-masing dipimpin oleh Ipda Agus Santoso, S.H. (Semarang), Ipda Sumarto, A.Md. (Surakarta), Ipda Agung Pujianto (Banyumas), Iptu Kasmijan, S.H. (Pati), Ipda Sanyoto, S.H., M.H. (Pekalongan), serta Ipda Eko Arifin, S.H. (Kedu/Magelang).
Setiap tim beranggotakan 15 personel yang melakukan penyisiran dengan sasaran bahan kimia, bahan peledak, serta benda berbahaya atau mencurigakan lainnya, baik di dalam maupun di area sekitar gereja.
Sejumlah gereja yang menjadi sasaran sterilisasi antara lain Gereja Santa Maria, Gereja HKGB, Gereja Santo Yusuf Mertoyudan, Gereja Santo Mikael Panca Arga Magelang, Gereja Paroki Santo Paulus Kleca, Gereja Paroki Santo Petrus, Gereja Katolik Santo Athanasius Agung Karangpanas Semarang, Gereja Santo Yusuf, Gereja Kristen Muria Indonesia, Gereja Isa Almasih Pati, serta Gereja JKI Pati.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa sterilisasi gereja merupakan langkah penting dalam rangkaian pengamanan ibadah.
“Sterilisasi ini kami lakukan untuk memastikan seluruh lokasi ibadah benar-benar aman dan steril dari potensi gangguan. Harapannya, umat dapat beribadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan,” ujarnya pada Jumat, (3/4/2026) pagi.
Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan segera melaporkan apabila menemukan hal yang mencurigakan,” pungkasnya. ( Arif JPN ) sumber : Bid humas Polda Jateng