BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Jajaran Polresta Balikpapan menggelar pengamanan intensif dalam rangka perayaan Tri Hari Suci, khususnya pada momentum Jumat Agung yang diperingati umat Kristiani, Jumat (3/4/2026).
Kapolresta Balikpapan, AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., bersama jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta Balikpapan, turun langsung memastikan pelaksanaan pengamanan ibadah berjalan optimal.
Pengamanan dilakukan sejak Kamis Putih hingga Minggu Paskah, dengan fokus pada kegiatan ibadah di sekitar 90 gereja yang tersebar di Kota Balikpapan.
Kapolresta menegaskan, kehadiran personel kepolisian bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah Tri Hari Suci dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di area gereja, pengaturan lalu lintas, serta patroli di lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Seorang pendeta yang memimpin ibadah Jumat Agung menjelaskan, peringatan tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian Tri Hari Suci. Jumat Agung menjadi momen untuk mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib sebagai bentuk pengorbanan demi penebusan dosa umat manusia.
“Makna Jumat Agung adalah kasih dan pengampunan Allah yang besar. Umat diajak untuk merenungkan kesederhanaan, kerendahan hati, serta pengorbanan diri melalui doa, puasa, dan refleksi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun menyampaikan bahwa seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung yang berlangsung di berbagai gereja terpantau aman dan kondusif.
“Selama pelaksanaan pengamanan, situasi tetap terkendali. Kegiatan ibadah berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti,” katanya.
Polresta Balikpapan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta memperkuat kebersamaan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan hari besar keagamaan berlangsung
( Alfian )